PUTIH - ABU

PUTIH - ABU

  • WpView
    Reads 169
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 5, 2025
Sebuah drama klise yang cukup miris antara para entitas Putih Abu. Menyimbolkan masa-masa muda yang dipenuhi berbagai masalah absurd. Kisah miris yang diambil dari pengalaman nyata. Sebuah pembahasan akan jaringan sosial yang buruk. Dari pergaulan bebas, ego, emosi, hubungan tidak sehat, drama, hingga kepalsuan. Usia muda penuh pro dan kontra. Ketika kita membuka tiap lembaran buku ini, akan ditemukan berbagai hal berbeda dan beragam pandangan tentang masalah kaum Putih Abu. . . . -SINOPSIS- Ah, brengsek. Aku tidak mau dengar apapun lagi. Berbagai ungkapan menghantam kepalaku. Huh? Ya! Terserah kedepannya mau bagaimana. Kau tahu? Jadi aku sama sekali tidak menyangkal kalau aku salah, dan kau juga tahu kalau aku bahkan telah meminta maaf, apa lagi? Haruskah kujilat sepatumu? Kau ini, haruskah kau bersikap begitu? sialan kau! Kalian semua juga sama saja! Aku jadi bingung selama ini sebenarnya siapa sosok diriku bagi kalian. Sampah? Isi toilet? Huh. Brengsek! Sialan! Ah... sudah cukup. Aku lelah. Semua serba salah. Aku ingin kembali ke realita kehidupan saja. Kalian benar-benar membuatku muak.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • About You And Me
  • Vandra & Ettan
  • ALFA [selesai]
  • Exchange (End)
  • SENIOR ( S E L E S A I )
  • Imaginary Boyfriend
  • DENIAL
  • Dilema [COMPLETED]
  • EMBUN

(Gue ga pernah NGEPLAGIAT cerita orang karena menurut gue itu tindakan yang jahat, jika ada KESAMAAN dalam nama tokoh atau alur cerita itu murni KETIDAK SENGAJAAN.) Siska. Seorang Guru TK berwajah menggemaskan. Kesehariannya hanya bersama anak kecil dan anak kecil. Tidak pernah berpacaran karena setiap laki-laki yang melihatnya selalu berfikir bahwa Siska adalah wanita yang tidak dewasa. Umurnya sudah 24 tahun, orang tuanya tidak pernah memaksa Siska untuk cepat-cepat mencari pasangan. Mereka hanya ingin melihat sang putri menjalani hidup dengan baik dan bahagia. Farhan. Seorang Dokter muda yang harus pulang ke tanah kelahiran nya, untuk mengurus Rumah Sakit milik keluarga yang di wariskan kepadanya, karena hanya Farhan cucu satu-satunya di keluarga itu. Farhan hidup dengan kesepian. Ia sangat bersyukur orang tuanya masih ada di dunia ini, tetapi tetap saja seperti kurang bumbu percintaan di dalam hidupnya. Sampai akhirnya ia bertemu gadis dengan senyuman secerah matahari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines