Graceful Disgraces [END]

Graceful Disgraces [END]

  • WpView
    Reads 11,926
  • WpVote
    Votes 942
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 2, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Mungkin saja, kamu tidak akan mendapatkan cintaku." "Tidak masalah. Aku hanya akan melakukan tugasku." Vivianne dan Leonard, melanjutkan hidup dengan menikahi satu sama lain. Keduanya masuk ke dalam bahtera rumah tangga dengan ekspektasi masing-masing dan mengabaikan satu hal yang utama, kepribadian calon pasangannya. Hari-hari penuh prasangka, penilaian buruk dan keputusan yang salah mereka hadapi dengan perasaan dan akal sehat yang kacau. Kebencian tumbuh subur seiring dengan kebutuhan dan keinginan mereka untuk ada di pelukan lawannya. Mendambakan masa lalu dan berperang dengan kenyataan aktual, keduanya menemukan kenyamanan saat berdua. Cinta tumbuh bersama dengan kepercayaan, mampukah mereka mengatasi ego dan hidup dengan akur?
All Rights Reserved
#189
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku yang tak dirindukan
  •  Lady Viviana √
  • JODOH UNTUK PAK DOSEN
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • Eastern Palace (Goodbye My Princess) [END]
  • Xless Marriage
  • The Bleeding Lady [completed]
  • How Do We End Us?
  • Behind Our Eyes
  • ISTRI BOCAH [21+]

Kisah bermula ketika Kaira mengetahui jika suami yang telah menikahinya, tidak pernah mencintainya. Lalu dengan teganya Allan memberikan hatinya pada wanita lain. *** Kaira, seorang gadis yang berasal dari sebuah desa dinikahkan oleh orangtuanya dengan anak kenalan mereka saat usianya masih 18 tahun. Setelah 2 tahun menikah, wanita muda itu mengetahui jika ternyata suami yang menikahinya selama ini, tidak pernah mencintainya. Dengan teganya, Allan, pria yang menjadi suaminya berniat menikahi wanita yang dicintainya di belakang Kaira, meskipun pada saat itu Kaira sedang hamil anak pertama mereka. Keberadaan putri pertama mereka membuat Kaira terus berusaha menelan pil pahit kekecewaan, tapi akankah hati itu bertahan selamanya, atau memilih membangun kembali mahligai yang telah runtuh dengan sisa-sisa puing yang masih berguna, atau menghancurkan reruntuhan itu hingga rata dengan tanah. Pada akhirnya apa yang akan Kaira pilih?

More details
WpActionLinkContent Guidelines