Aksara & Hujan (TERBIT)

Aksara & Hujan (TERBIT)

  • WpView
    Reads 5,551
  • WpVote
    Votes 749
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 21, 2024
Tak pernah mengharapkan kehadiran hujan sejak ia duduk di bangku sekolah dasar, disebabkan hujan selalu mengingatkannya akan luka masa lalu itu. Gadis dengan kedua netra berwarna hazel itu berpikir, bahwa hujanlah penyebab luka sedalam itu pada dirinya. Namun ia salah. Nyatanya, keindahan favoritnya lah penyebab luka sedalam itu pada hatinya. Jika saja ia dapat meminta pada Tuhan, ia akan meminta pada Sang Pencipta agar ia dapat mengulang kembali hidupnya, menghilangkan barang sedikit rasa sakit yang harus ia rasakan hingga detik ini. Jika saja ia dapat meminta pada Tuhan, ia akan meminta pada-Nya agar jangan mempertemukan dirinya dengan keindahan favoritnya. Karena keindahan favoritnya dan hujan ternyata sama. "Ternyata hujan dan dirimu sama ya. Sama-sama menyakitkan." *** Yuk follow penulisnya dulu sebelum membaca! Jangan seperti hantu yang tak berjejak, ayo tinggalkan jejak kalian dengan spam komen dan vote! Dilarang untuk plagiat !!! *** #8 'Arana' (21/04/25)
All Rights Reserved
#51
pensivol10
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • ALEYA~~
  • ALDI [ LEOPARD'16 ] [ TERBIT ]
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Jangan Datang Hujan (TERBIT)
  • goodbye my beloved (Hiatus)
  • ALARA
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI)

INI CERITA KARYA IMAJINASI AKU SENDIRI. JADI, JIKALAU ADA NAMA, TEMPAT DAN LAIN SEBAGAINYA YANG SAMA MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN SAJA. KARNA CERITA INI BENER-BENER KARANGAN AKU SENDIRI. MOHON DILARANG UNTUK PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!! -------- "Sisi lain yang tersembunyi..." ___ Seperti halnya luka. Ketika kamu belum merasakan bahwa kamu terluka maka kamu tak akan tau betapa pedihnya yang dirasa dari luka itu sendiri. Tapi ketika kamu tau atau bahkan mulai menyadari, maka kamu akan mulai merasakan betapa pedihnya luka itu. Meski itu hanya luka kecil sekali pun. Ketika kamu butuh sosok seorang yang menyayangi dan mencintaimu dengan tulus, saat itu juga kamu akan merasakan betapa pahitnya rasa sayang dan juga cinta, Secara bersamaan. Kamu akan mengerti ketika semuanya telah hilang, ketika semuanya menganggap Kamu tak ada bahwa sesungguhnya kamu ada. Dan kamu hanya bisa diam dan menerima, walau semua itu menyakitkan sekalipun. Airmata juga sudah tak ada gunanya hanya untuk menangisi sesuatu yang sudah terjadi. Tapi, meskipun begitu. "Kenapa airmata ini selalu saja keluar tanpa aku minta?" "Saat aku ingin bertahan pun, rasanya itu semua akan sia-sia. Tak ada yang perlu dipertahankan jika nantinya akan berakhir menyakitkan." "Terlebih, jika harus merasakan yang tak seharusnya itu terjadi secara langsung didalam hidupku" "Tak ada yang perlu dikasihani, Karna aku tak butuh rasa kasihan itu. Dan tak ada yang perlu diprihatinkan, ketika semua yang aku rasa telah hilang..., dan..., mati!" Sungguh, betapa kejamnya takdir mempermainkannya. 🍁🍁🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines