Story cover for Mata Kutukan by MSulthanFaiz
Mata Kutukan
  • WpView
    Leituras 28
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 28
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em nov 03, 2023
Maduro
Nameera Airi, seorang gadis yang mewarisi mata kutukan dari nenek moyangnya. Dia tidak tau jika ada roh jahat berkekuatan besar yang bersemayam pada matanya. Bahkan banyak orang-orang jahat yang mengincar kekuatan mata tersebut, akankah Airi bisa menjaga dan mengendalikan kekuatan besar tersebut ? Ataukah roh jahat itu yang akan menguasai tubuh Airi ?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Mata Kutukan à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
I Was The Evil Witch, de VallinWan
65 capítulos Concluída
COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on
The Princess of Perseus, de Athenaycn
27 capítulos Em andamento
Aula Aetherium bergema oleh napas lega, panji-panji tua menggantung seperti saksi bisu di atas sosok berlutut yang namanya telah berlari mendahului kebenaran, dan aku berdiri di antara mereka, menyaksikan para pemegang kuasa dan mereka yang percaya mengukuhkan keyakinan menjadi perayaan, seolah ketakutan dapat diakhiri dengan memenggal seorang manusia. Ketika algojo mengangkat pedangnya dan sebuah suara berbisik, "Dialah yang akan mengakhiri dunia ini," kata-kata itu jatuh ke dadaku bukan sebagai keadilan, melainkan sebagai restu untuk berhenti bertanya. Aku telah membaca lembar demi lembar masa lalu, menautkan jejak yang terserak, mengikuti kisah itu hingga semuanya menunjuk ke titik ini, namun pada saat sorak membumbung dan bilah pedang tertahan di udara, yang kurasakan hanyalah sunyi yang ganjil, kehampaan yang dingin, seakan kebenaran telah melintas pergi sementara kami sibuk menyepakati wujudnya. Lelaki itu tak menyerupai akhir, ia lebih tampak seperti jawaban yang disusun dengan rapi agar tak ada lagi pertanyaan yang perlu diselamatkan, dan ketika kerumunan menuntut darah, aku terlambat menyadari bahwa Aetheria masih runtuh di bawah keyakinan kami sendiri. Sebab apa pun yang benar-benar mematahkan dunia ini tak pernah berlutut di hadapan kami. Ia berdiri tanpa nama di antara sorak-sorai, tenang, tak terlihat, dan menang. Dan baru kelak kami mengerti, hari itu bukanlah awal keselamatan, melainkan saat ketika sesuatu yang jauh lebih sunyi akhirnya dibiarkan bebas.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
I'm Only Meant to be With You cover
I Was The Evil Witch cover
MEMORIES(END) cover
Forever (Sudah Terbit)✔️ cover
The Princess of Perseus cover
[1] Takdir Putri Kecil Yang Liar cover
RARA : Seruni Sentuhan Magis cover
Dua Dimensi  cover
Magic Audrey 2 cover
Tyrant With Villainess  cover

I'm Only Meant to be With You

71 capítulos Concluída Maduro

"Ia ditakdirkan untuk menikah dengan kaisar agung dan menjadi permaisuri agung." "Jodohnya adalah seorang kaisar." "Yang Mulia Putri akan membawa kebahagiaan pada sebuah kekaisaran besar sebagai permaisuri agung, satu-satunya wanita yang akan menjadi pasangan kaisar." Dulu, ketika mendengar ramalan itu mungkin hatinya akan berbunga. Ya, dulu... Karena setelah memimpikan penghianatan dan rasa sakit yang diberikan oleh orang yang paling ia percayai, cintai, dan hormati, semuanya hancur. Takdir? Apa itu adalah sebuah ketetapan? Sejak kecil hingga dewasa, ramalan itu tidak berubah. Ia pikir dengan bertunangan dengan calon kaisar masa depan, putra mahkota Novem Dalpes akan membuatnya bahagia. Nyatanya tidak. Bukan putra mahkota, tapi orang lain. Pria kejam yang bahkan tidak pernah ia pikirkan akan masuk ke dalam hidupnya justru telah masuk kedalam hidupnya terlalu jauh. Eirine yang dipersiapkan menjadi seorang penerus harus mundur dari posisinya karena ramalan itu. Ia tidak akan mempermasalahkannya jika saja ramalan itu tidak melibatkan keluarga kekaisaran selatan, keluarganya. Ia tidak akan menyusun rencana jika bukan karena mimpi buruk yang ia lihat. Tapi, apa yang sebenarnya terjadi? Sejauh apapun ia pergi, menghindar, atau lari... Takdir akan selalu membawanya kembali. Kembali pada takdirnya...