Sejauh Mana Kita Melangkah?

Sejauh Mana Kita Melangkah?

  • WpView
    Membaca 942
  • WpVote
    Vote 79
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 14, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
Dino Naratama dan Amanda Mutiara Hutama adalah teman plus saingan di kelas tapi sama-sama menaruh rasa. Lalu, sama-sama serius dimulailah dengan pertunangan. Namun dilangkah berikutnya yaitu tinggal menuju pelaminan, keadaan seperti mengelak untuk mereka bersama. "Mau lanjutin 5 tahun kita ini atau ... berhenti sampai sini aja?" Akankah hubungan tunangan mereka bisa menuju ke pernikahan? © Juni 2024
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#217
rumahtangga
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Mutiaraku
  • Cinta Yang Sesungguhnya (Completed)
  • Luka dan Obatnya
  • Perfect Couple
  • TAUTAN CINTA [ Revisi ]
  • Dear My Kapten (Tersedia Di Ebook)
Mutiaraku

"Gus, lepaskan hijab saya. Gus Nial tidak seharusnya di sini. Tugas Gus Nial sekarang adalah menyalami tamu dan tersenyum bersama dengan Neng Marwa. Bukan ke sini, hanya sebab menenangkan SAYA!" Mutiara menekankan kata "SAYA" diakhir ucapnya. "Kamu bahagia?" pertanyaan Gus Nial langsung direspon senyuman oleh Mutiara. "Sejak kapan saya sedih? Sejak kapan saya tidak rela? Sejak kapan saya tidak ikhlas? Saya sangat bahagia melihat Pernikahan Gus Nial dengan Neng Marwa," tutur Mutiara dengan membendung air mata yang hampir tumpah. "Kamu tidak mencintai saya?" "TIDAK!" "Kamu tidak punya perasaan sama saya?" "TIDAK!" "Kamu benar-benar rela?" "IYA!" "Saya mau pergi, Assalamualaikum," salam Mutiara lalu pergi meninggalkan Gus Nial sendiri. "Mutiara, tidak akan pernah menjadi Mutiaraku," lirih Gus Nial. ••• "Ternyata, pura-pura bahagia itu sakit, ya. Ternyata, pura-pura ikhlas itu berat, ya. Ternyata, pura-pura rela itu nyeri, ya." Mutiara menyipitkan matanya. ••• Ini cerita keduaku setelah selesai nulis Mahkota Impian Santri. Let reading. Be enjoy ya. Story by Lailiintan_ Started : 09 Agustus 2021 Finished :

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan