HOME BECOMES YOU.

HOME BECOMES YOU.

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 21, 2026
angin malam menemani sepasang kekasih yang tengah menghabiskan malam mereka di atas rooftop, tidak ingin beranjak seakan tidak ada hari lain untuk melakukan hal yang sama. "aku selalu pengen nanya hal ini ke kamu, tentang kita." suara gadis memecahkan keheningan yang sebelumnya tercipta. "aku, kamu, kita. akankah selalu seindah malam ini?" tanyanya sembari mengalihkan pandangannya menatap kekasihnya itu. "mustahil. tapi kalau kamu tanya, apa kita akan selalu menjadi kita, jawabannya pasti." kemudian seusai menjawab pertanyaan dari gadisnya, ia segera menarik tubuh kekasihnya untuk masuk ke dekapannya. "kita akan selalu jadi kita, aku bisa janjiin yang ini sayang."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • BarraKilla
  • Cold Guy (DIMAS)✔️
  • RAFIRA
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • TOXIC Relationship
  • REINARKA ✔
  • Effort ( COMPLETED )
  • Ghea & Ran
  • Zirah Asteria

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines