Pandawa Bercerita

Pandawa Bercerita

  • WpView
    Reads 3,374
  • WpVote
    Votes 380
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 19, 2024
WpInfo
Fanfic
NCT
{Brothership, Family, Sicklit, Angst} Gyura Genandra namanya. Bungsu dari lima bersaudara keluarga Genandra yang tak begitu mengenal dirinya sendiri. Kala itu guru homeschooling-nya bertanya, "apa kekuranganmu?" Akan tetapi Gyura sama sekali tak bisa menjawab. Anak itu berpikir keras, mencari-cari jawaban apa yang sekiranya sesuai dilontarkan. *** Kekuranganku? Apa ya? Penyakit bawaan? Tidak, tidak ... kata Kak Theo itu suatu keistimewaan yang Tuhan berikan kepadaku. Yatim Piatu? Tidak juga, kata Kak Theo itu salah satu bentuk cinta-kasih Tuhan kepada Mommy dan Daddy. Jadi Dia memanggil mereka lebih cepat dari kami. Ah, iya! Namaku? Namaku tidak keren sama sekali. Kayak anak perempuan, jadi sering kena ledek Kak Elmark dan Kak Jeanno. Untung ada Kak Jae yang selalu belain. Tapi ternyata, guruku berkata itu bukan kekurangan. Lalu apa? Oh, memiliki banyak Kakak super-duper protektif? Benar. Pasti kali ini tidak salah lagi, hehe. *** Bagaimana kisah Gyura mengenal dirinya sendiri bersama para Kakaknya selanjutnya? Ikuti kisa mereka dalam 'Pandawa Bercerita', akan Fey suguhkan tawa mereka diantara duka yang tercipta.
All Rights Reserved
#41
kekangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Bara Bayu
  • NAWACITA [TERBIT]
  • Keluarga Hampir Cemara
  • Desperate - jung family ft beomgyu [ END ]
  • GRHYA : Arti Keluarga
  • Avyan (End) ✓
  • Melankolia
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • Twins of Protective Family

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines