Atma Dalam Aksara

Atma Dalam Aksara

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 26, 2024
Nama : Kirani Dwi Jayantri Kelas : XII IPS 1 Ririana Senandika seorang gadis yang tidak pernah menerima penolakan semasa hidupnya, kali ini ia harus merasakan pahitnya penolakan. Tuntutan dari keluarga untuk ia bisa menjadi seorang sarjana. Namun Sena lebih memilih menggeluti dunia militer yang ntah sejak kapan minat itu muncul menggebu dalam dirinya. Pada prosesnya, Sena mengalami putus asa karena gagal menjadi seorang prajurit, ia tidak menyangka bahwasanya Sena gagal memperlihatkan pada keluarga nya bahwa Sena bisa sukses dalam jalan yang ia pilih, naas Sena gagal. Pradipta Laksamana Rajendra seorang prajurit TNI yang mengubah hidup Sena menjadi lebih baik, membantunya dalam menggapai mimpinya, serta menjadi seseorang yang sangat Sena cintai. "Terimakasih Rajendra, berkatmu seorang Ririana Senandika berhasil menjadi seorang prajurit yang tangguh, terimakasih berkatmu pula seorang riri bisa menerima penolakan terhadap apapun yang seharusnya tidak untuk riri, selamat berbahagia mas jendra".
All Rights Reserved
#427
masadepan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Never Be The Same
  • One Year With You
  •  Lost in Your Eyes
  • Rendra & Lila [END]
  • GASA [end]
  • Twin's Difference - On Going
  • He Was My First Love
  • Love Zano (Lanjutan dari Single Father) ✔
  • Luruh di Dua Senja || On-Going || [HIATUS]
  • Kanaya's Own Story [END]

Aku dan kau, kita adalah dua bintang di galaksi yang sama, namun berada pada orbit yang tak pernah berpotongan. Kita bersinar di langit yang sama, berbagi malam yang sama, tetapi tak pernah bisa saling menyentuh. Alasya dan Rey, dua jiwa yang tersesat di antara perasaan dan takdir yang tak bisa mereka kendalikan. Setiap detik di antara mereka adalah ketidakpastian, seakan senja selalu berhenti pada titik di mana mereka bisa bertemu, tetapi tak bisa bersatu. Bagi Alasya, cinta adalah perasaan yang hadir tanpa diminta, namun selalu berakhir dengan pengorbanan. Sedangkan bagi Rey, cinta adalah mimpi yang ingin ia genggam, tetapi selalu lepas seperti pasir di sela jemari. Suatu hari, Rey berbisik, "Aku mencintaimu." Tapi apakah kata itu cukup? Apakah satu kata mampu menghapus segala jarak di antara mereka? Mampukah kata itu mengubah takdir mereka? Alasya dan Rey harus memilih: bertahan dalam keheningan yang aman atau melawan takdir, meski tak ada jaminan akan bahagia. Akankah mereka berani mengubah garis hidup yang telah dituliskan, atau justru membiarkan perasaan mereka menjadi kenangan senja yang tak sempurna?

More details
WpActionLinkContent Guidelines