Flower Crown (On going)

Flower Crown (On going)

  • WpView
    LECTURAS 198
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida sáb, mar 28, 2015
"Cerdas, ramah, dan supel. Siapa yang tidak menyukai tipe orang yang seperti itu. di balik sikap rajinnya ia juga adalah orang yang mudah bergaul, tidak hanya selalu sibuk dengan buku-buku yang berisi huruf dan angka-angka yang nantinya akan berkembang setiap waktu. Apalagi ia adalah seorang gadis. Yang entah bagaimana bisa membuat semua orang tertarik pada nya dalam pertemuan pertama mereka. Ya, pertemuan pertama! mungkin.... Tapi tidak ada yang tahu itu semua terkecuali (????) -AFI. Lucu, lelaki itu lucu. Ia menggemaskan, entahlah aku tidak tahu bagaimana dirinya. Aku belum berkenalan dengannya bagaimana mungkin aku tahu bagaimana sifat aslinya. Bisa saja sebenarnya ia orang yang sombong, huh aku jadi sebal! Tapi dia -Evellyn Hei, ada yang sedang berbunga-bunga. Dan sepertinya orang itu aku, ssstttt... aku tidak mau mengatakannya pada kalian. ahaha, nanti juga kalian akan tahu seperti apa yang sedang aku rasakan ini dan hei, jika kalian sudah mengetahuinya tolong beritahu aku ya. Aku tidak ingin aku melupakan perasaanku ini. Begitu menyenangkan dan -Elleanor Whoaaa... Ternyata aku sudah melewatkan segala yang indah ini. Aku tidak menyangka bagaimana mungkin aku bisa? Manis senyumnya, tingkahnya yang menggemaskan, sungguh aku menyesal karna selama ini aku tidak menyadarinya. Selama ini aku hanya terfokus pada kepentinganku tanpa memperhatikan sekeliling ku. Sekarang aku sadar, namun -Arya "
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Let Me Love You Longer
  • Aerilyn
  • Stay (Away)
  • King Bullying VS Queen Rescue
  • AlbiSer [End]
  • Renjana
  • She is everything (Forever)
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido