Askara Qolby

Askara Qolby

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 28, 2023
Kejadian satu bulan yang lalu bagaikan hujan badai tanpa mendung yang hanya mengguyur tempat yang dia pijak saja, entah kesialan atau keberuntungan yang telah menimpa diri ini. Sungguh malang sekali nasib Fitriyah Qolby, nasib sungguh nasib tiba-tiba di nikahi seseorang yang tidak iya kenali karena fitnah. Niat hati ingin menolong seseorang yang tergeletak di jalan,tapi apalah daya Fitriyah tertarik kedalam masalah besar. Fitriyah memang bukan dari kalangan berada atau dari keluarga yang beragama, Fitriyah hanya gadis kampung yang tinggal di sebuah panti asuhan. Kebahagiaan Fitriyah bukan hanya membahagiakan dirinya sendiri tapi kebahagian itu muncul ketika senyum adik adik nya mengembang ketika merasakan makanan asing dan mainan baru mereka. Sekarang dia tidak bisa tinggal bersama mereka lagi di panti asuhan tempat di ajar dan di didik untuk berkembang menjadi anak yang hebat untuk melewati kerasnya hidup di dunia ini, karena sekarang dia sudah sah menjadi seorang istri dari pemuda yang bernama Askara Hermawan As Shidqi. Seorang anak kiyai dari Pondok Pesantren Al-Amin. Bukan siapa yang salah tapi memang inilah takdir mereka, perlahan lahan Fitriyah memulai menerima nasibnya tapi tidak dengan seorang Askara. Bahkan sudah jalan 1 bulan pernikahan pun tidak memungkin Askara untuk menerima Fitriyah dalam hidupnya.
All Rights Reserved
#425
cintasepihak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arwa'ul Qulub (BERSAMBUNG)
  • AKSARA R. A
  • Tetaplah Sendiri
  • PYBP 2: Dialah Penyempurna Agamaku [END]
  • Pelangi Tak Selalu Muncul Setelah Hujan. [TAMAT]
  • Pertemuan Dibalik Skenario Takdir Allah
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • || Takdir Dari Allah [REVISI]
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️

Nura Yasraa Assyairii, gadis mungil dengan tinggi hanya 145 cm, kulit kuning langsat yang lembut seperti rembulan, dan sepasang mata hitam bulat yang memancarkan pesona tak terdefinisi. Ia adalah anak kedua dari keluarga yang kaya. Tumbuh di tengah kasih sayang dan harapan besar orang tuanya. Di balik senyum cerahnya, Nura menyimpan ribuan cerita,tentang prestasi yang membanggakan, juga tentang tingkah laku nakal yang tak pernah habis diceritakan oleh guru-guru dan teman sebayanya. Bersama lima sahabat karibnya : Naomi yang telah 10 tahun bersamanya, Arisha si yang tidak bisa menangis , Zunaira yang berani, Cyra si toxic , dan Malaika yang berfikir kritis. Nura menjalani hari-hari penuh warna. Persahabatan mereka terjalin erat seperti simpul tak terurai, tumbuh dari pertemuan yang tak disengaja menjadi ikatan yang tak tergantikan. Namun, dunia mereka tiba-tiba berubah ketika satu keputusan orang tua meruntuhkan kenyamanan yang telah mereka bangun keenam gadis ini harus tinggal dan menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren yang dikenal akan kedisiplinan, aturan ketat, dan hukuman yang tegas. Dunia yang asing, dunia yang tidak mereka kehendaki. Bukan tanpa perlawanan, mereka pun mulai berulah. Segala cara mereka tempuh untuk menunjukkan ketidaksetujuan dari keusilan kecil hingga kenakalan yang membuat para pengurus pondok geleng kepala. Namun, di balik kenakalan itu, tersembunyi jeritan hati anak-anak yang masih mencari jati diri dan tempat untuk dimengerti. Pondok pesantren bukan hanya tentang hafalan dan doa, tetapi juga tentang perjuangan menghadapi diri sendiri. Apakah enam gadis ini akan mampu menerima takdir mereka? Mampukah persahabatan mereka bertahan di tengah cobaan dan aturan yang mengekang? Atau justru pondok ini akan menjadi awal dari lembaran baru dalam hidup mereka,tempat di mana mereka menemukan makna sejati dari kedewasaan, iman, dan persahabatan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines