Little Boss

Little Boss

  • WpView
    Reads 7,142
  • WpVote
    Votes 924
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 14, 2024
Menjadi seorang pemalas adalah suatu keharusan bagi Minho. Tidak apa-apa hidup sesederhana mungkin asalkan dirinya tidak melakukan pekerjaan berat, asalkan ia bisa tidur 8 jam setiap malamnya, asalkan ia bisa bersantai dengan kucing kesayangannya. Jika saja renternir itu tidak datang ke rumahnya, mengatakan mendiang ayahnya memiliki banyak hutang yang harus segera dilunasi dan jika tidak rumahnya akan disita. Dimana dirinya dan anak-anaknya akan tinggal? dijalanan? hell no!!! Maka ketika temannya merekomendasikan pekerjaan dengan gaji cukup tinggi yang pekerjaannya hanya perlu menemani seorang bocah SMP dari pagi hingga jam 7 malam. Minho langsung menerimanya. Pekerjaan ini seperti cukup mudah dibandingkan mengangkut dan menata barang di minimarket. Setidaknya itu yang ia pikirkan.
All Rights Reserved
#362
asma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Membiru || Han jisung
  • ODGJ GAK SIH? [Stray Kids]
  • SORRY MY BROTHER|| MINSUNG [END]
  • •°×§ LTSH §×°•
  • Become A Servant
  • Babysitter
  • Omega [²] || hyunlix
  • Sweet Home || HoonSuk
  • LUMINOSITÉ || minlix (coмpleтe ✓)
  • First And Last Flowers [Chanmin]

Sejatinya, manusia selalu ingin menyimpan lebih banyak hal-hal di dunia ini untuk dirinya sendiri. Ketika manusia mulai serakah, akan selalu ada balasan yang setimpal untuk perbuatan tersebut. Sama halnya dengan Han Jisung, di usia yang terlampau muda untuk memahami apa itu rasa cukup, ia mulai tergoda untuk memiliki lebih dari apa yang ditentukan untuknya. Hak dan keserakahan, terlihat begitu samar. Tetapi sedari awal, ia melangkah terlalu jauh. Konsekuensi itu bahkan sudah ada dibawah lidahnya. Kurang ajar jika Han harus melibatkan orang lain dalam masalahnya. Tidak etis. Dan tidak layak untuk diperjuangkan. Jika sudah waktunya, jika sudah sampai pada batasnya, ia akan kembali. Tanpa menoleh kebelakang, tanpa melibatkan mereka lebih jauh, menghilang bak tidak pernah ada satu jengkalpun memori yang tersisa. Han, hanya berharap dirinya sempat untuk sekedar berpamitan dengan baik pada mereka. Cerita fiksi!! Meminjam latar belakang dan potongan cerita kehidupan dari Straykids ;) Cerita murni karya penulis sendiri, tolong hargai ide dan rangkaian cerita penulis. Mohon maaf bila ada kesamaan tokoh/karakter/alur/kondisi. Han Jisung focus Brothership (not bxb/bxg) Family Friendship Little bit angst ;) Happy reading ~~

More details
WpActionLinkContent Guidelines