Abadi dalam Keasingan

Abadi dalam Keasingan

  • WpView
    LECTURAS 80
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 21, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
ON GOING Amerta Candramawa. Laki-laki dengan wajah lancip serta rahangnya yang tegas. Memiliki hidung yang tinggi tetapi tidak begitu menonjol. Kaki nya yang panjang dan berisi menunjukkan otot-otot yang ia ciptakan lewat olahraga kesukaannya. Futsal. Ya, Amer pecinta futsal. Lelaki ini juga yang sangat abadi dalam kehidupan Shasha meskipun kini sudah tidak bisa lagi ia rasakan detak jantungnya. Shasha masih tidak percaya wajah setenang Amer ternyata memberikan luka sedalam samudera. .・゜-: ✧ :-   Kata orang, Bandung adalah kota aesthetic setelah hujan. Tapi menurut Shasha, Bandung memiliki banyak sekali luka apalagi setelah hujan. Bagaimana tidak, laki-laki yang sangat ia percayai bahwa dia itu sangat berbeda, ternyata memberikan trauma yang tidak pernah ia sangka. "Mer, apakah kamu tidak kasihan padaku dan tidak merasa bersalah atas semua perlakuanmu kepadaku?" "Merasa." Satu kata yang membuat Shasha tenang sekaligus sakit hati. .・゜-: ✧ :-   Bagaimana kehidupan Shasha dan Amer sebenarnya? Read to know! Happy Reading🫶 Start on 11 April 2024
Todos los derechos reservados
#12
badending
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • C A K R A   ( TAMAT )
  • Wonderwall - Sebuah Usaha Membangun Rasa
  • I believe you [ Complete ] - Tamat
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • POLARIS
  • Senandung Azalea (Completed)
  • 𝐃𝐚𝐫𝐢 𝐉𝐚𝐮𝐡 - Revision Phase

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido