Story cover for SEGARA by Mooncake_1245
SEGARA
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Nov 10, 2023
*drrtt... *Drrtt... *drrrttt... (Dering notifikasi.)

Maura menekan tombol daya handphone miliknya. Matanya tertuju pada kata yang tertulis dalam chatnya. Dia terguncang setelah membaca keseluruhan teks panjang yang dikirim seseorang yang kini sangat berpengaruh di hidupnya.

"Aku pernah bilang kamu itu ibarat pulau, ingat?"

"Sayangnya pulau itu hanya untuk ku singgah. bukan menetap, Ra.
Maaf, aku izin pamit berlayar ke laut.
Aku mau cari dermaga atau pulau lainnya untuk menetap selamanya.
Kurasa enam tahun kita cukup sampai disini. Bukan apa, namun kurasa kamu sudah dewasa. Harusnya pulau itu sudah bangkit.
Tinggal selangkah lagi kamu akan belajar bagaimana mempertahankan diri sendiri.
Tak selalu dengan ku, tapi dari kamu untuk kamu akan dan selalu demi kamu."
All Rights Reserved
Sign up to add SEGARA to your library and receive updates
or
#442cegil
Content Guidelines
You may also like
Cakra's Last Embrace. | End | by lvnalnn
51 parts Complete Mature
Keluarga yang seharusnya saling percaya satu sama lain kini tidak lagi setelah rahasia sang ayah keluar dan membuat kedua kakak beradik ini salah paham. Mengenai kakak nya yang tak mendapat perlakuan adil, justru membuat Cesar kesal dan menganggap keluarga nya sekarang itu palsu. Dia ikut terlibat juga dalam peristiwa kecelakaan dua gadis kembar yang berujung tragis, peristiwa malang itu hanya di ketahui oleh Cakra seorang sang kakak dari Cesar. Terlibat dalam kematian saudara kembar nya Carlos? Tak memungkinkan bagi Cakra bisa mendapatkan satu pun kalimat maaf dari adik nya. Lebih dari belasan tahun Cakra telah menyembunyikan hal ini bahkan keluarga nya dari Cesar. Ketakutan terus menyelimuti, tidak memberitahu nya hanya karena takut jika Cesar akan menuduh yang tidak tidak. "Sebenarnya gue ga ada maksud buat bunuh saudara gue sendiri!." "Ya terus maksud lo gimana?! Siapa yang bunuh kak Carlos kalo bukan lo!." "Ayah! Kalo bukan karena ayah gue ga bakal nyembunyiin masalah segede ini!." "Lo egois, kak." Tidak membaik? Tentu saja, semenjak kejadian itu justru membuat hubungan kedua nya renggang bahkan sang ibu nekat mengakhiri hubungan nya dengan suami nya agar sang anak tidak merasakan kesedihan lagi atas perilaku yang di lakukan sang ayah. "Cara bunda salah." "Nak, bunda hanya ingin yang terbaik." ♪♪♪♪ Menatap langit langit mendung membuat cesar kembali ingat kepada foto yang telah dia temukan di lemari rahasia milik sang ayah yang selalu terkunci selama belasan tahun. Cesar hanya bisa menangis dan menangis saat mengetahui perilaku kejam sang ayah dan juga kakek neneknya kepada kakak nya sendiri. Sungguh ironis, keluarga apakah ini. Sehingga, pembalasan dendam pun telah mencapai puncak yang mengharuskan Cesar harus kehilangan nyawa nya untuk selama lama nya. "Kak, makasih ya?." ♪♪♪♪ "Keluarga palsu." ♪♪♪♪ "Lo penyebab kematian kembaran gue." "Maksud lo?."
HTS (Hubungan Tentang Status) by Dilandita
28 parts Complete
"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.
You may also like
Slide 1 of 9
SUARA BIA (TAMAT) cover
Cakra's Last Embrace. | End | cover
Zeya transmigration (On going) cover
HTS (Hubungan Tentang Status) cover
Important Figuran (END) cover
Im's Figurans Eveline cover
CAHYA UNTUK MENTARI cover
Ex or New? [REVISI] cover
Hema Alkaris (and his life) cover

SUARA BIA (TAMAT)

47 parts Complete

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️