HUJAN BERCERITA

HUJAN BERCERITA

  • WpView
    Membaca 8,697
  • WpVote
    Vote 419
  • WpPart
    Bab 29
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Sep 23, 2025
⚠️VOTE DULU SEBELUM BACA!!!⚠️ Hujan bukan rintik yang menenangkan tapi deras yang menyakitkan, Revan masih bisa melihatnya walau dengan penglihatan yang sedikit buram, kilatan petir yang menerangi wajah ibunya sejenak, wajah yang penuh ketegasan sekaligus kehangatan, tepat sebelum jeritan rem dan kaca digantikan oleh keheningan yang mematikan. Sudah sepuluh tahun berlalu, tapi ingatan itu selalu terasa baru. Bukan kabur, justru tajam setajam pecahan kaca yang berhamburan. Kecelakaan itu datang begitu cepat, begitu mutlak. Bukan hanya soal air yang membasahi, tapi gemuruhnya yang kejam. Bagi Revan, setiap tetes hujan yang jatuh adalah palu godam yang memukul ingatannya kembali ke satu malam yang kelam. Di saat Revan merasa dunianya sudah tak lagi ada, tiba tiba seorang gadis datang membawa payung untuknya dan mengajaknya berteduh dari derasnya hujan, dari suara bising yang begitu menggema di kepala. "Jika mata sudah tak mampu lagi melihat Bukankah masih ada hati yang mampu merasakan? Tidak ada yang spesial dari diri saya Saya hanyalah manusia yang kurang akan segalanya Apakah saya pantas untukmu? Apakah saya salah sudah berharap kepadamu?" _Revan Zefano Radinka_ "Bukankah memang manusia tak ada yang sempurna? Jadi kenapa aku harus menuntutmu untuk sempurna? Semua punya kekurangannya masing-masing Jika kamu merasa kekuranganmu terlalu banyak Nanti kita sempurnakan itu bersama-sama." _Nayra Agatha khanza_ Maaf kalau masih banyak typo Terima kasih🙏 Rank #1- buta - 16 juni 2024 Rank #6 - hujan - 21 juni 2024 Rank #1- blind - 25 juni 2024 Rank #2 - tunanetra - 27 juni 2024
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#322
disabilitas
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dear Renza [TERBIT]
  • FIZYA
  • RAJASKA'S OBSESSION [On-Going]
  • Peluk Luka Hujan
  • You Are My Only One (REVISI)
  • BIMANTARA [END]✔
  • Sad Things About Renala [END]✔️
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • Umbrella Life [END]

⚠️Belum direvisi. Mohon maaf karena dialog tag belum sesuai. Mohon untuk tetap meninggalkan VOTE + KOMENTAR meski cerita sudah end. - DEAR RENZA - Hidup tidak berjalan menurut apa yang kita mau. Kadang, yang ingin sekali kita hindari justru terjadi. Biarpun begitu, kita sebagai manusia hanya bisa menerima dan menjalani. Meskipun tak sempurna, aku bersyukur masih bisa berpijak di atas tanah. Tak apa jika harus tertatih, tak apa jika harus terseok-seok. Tak apa, asalkan tidak membuat ayah malu. "Maaf, karena Renza selalu membuat ayah malu." "Kalau harus sakit itu biar gue, kalau harus diam itu juga biar gue. Kalian cukup bahagia, biar gue yang urus lukanya." - Haidar Harisudin - "Bagiku, kamu adalah hal paling sempurna yang pernah aku temui. Fahrenza." - Raihana Azoya Casteer - Start : 1 September 2022 End : 22 September 2022 💛Buku Dear Renza bisa dibeli melalui shopee : penerbit.lovrinz01 ~~~~~~~~~~~~~~~ 📌Cerita ini murni dari pemikiran penulis (moccamatha). Jika ada kesamaan seperti nama tokoh, setting, kejadian/peristiwa, bisa dipastikan bahwa itu sebuah kebetulan. 📌Mohon maaf jika ada penulisan yang tidak tepat, typo, EYD yang tidak sesuai, atau sesuatu yang kurang berkenan di hati teman-teman. 📌Tidak layak untuk ditulis ulang (PLAGIAT) Selamat membaca, semoga berkesan. Terimakasih^^ #2 on Sad [22-04-23] #1 on Disability [23-9-22] - [17-10-22] #1 on Jeno [17-10-22] #1 on Renza [28-9-22] #1 on Juan [15-10-22] #1 on Semesta [10-10-22] #2 on Haidar [15-10-22] #8 on Renjun [13-10-22]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan