AYO SEMBUH, RANALA

AYO SEMBUH, RANALA

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2024
Ketika kau mulai merasakan kembali perasaan dicintai, apakah itu salah? Ranala juga ingin berada di fase saling jatuh cinta tersebut, namun entah mengapa semesta tak pernah mengizinkan untuk berlama-lama. Setidaknya Ranala tetap bersyukur, karna baginya setiap perjalanan kehidupan adalah pelajaran yang indah. Entah mereka yang masih tinggal ataupun memilih pergi, Ranala harus percaya bahwa semua itu adalah salah satu proses terbesar agar Ranala bisa memaknai kehidupan ini dengan lebih baik lagi. "Jangan berusaha mengenal ku terlalu jauh. Nanti kamu ikut tergores, sebab aku terlalu banyak lukanya." Tutur Biru mengantisipasi Ranala. "Gakpapa, nanti kita bisa mencoba untuk sembuh sama sama. Lukamu, lukaku, kita obatin perlahan lahan, ya kak." Biru tiba tiba merasa hangat menjalari tubuhnya, perkataan yang meluluhkan hati seperti itu tidak pernah ia dengar dari siapapun. Ranala berhasil membuatnya jatuh hati untuk kesekian kali. (Ya mungkin sekian, sedikit deskripsi dari kisah ini. Tentang Ranala dan Biru yang suka berdiskusi dibawah langit malam. Bersama sate taichan pak Agus, yang terkadang juga ditemani beberapa air mata atau tawa). ⚠️ Dilarang plagiat!!! ⚪ Gambar sebagian dari pinterest
All Rights Reserved
#947
terluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DAISY
  • PAMIT (END)
  • Home Away From Home [FIN]
  • fortnight (completed)
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • CINTA YANG NYATA
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Yes, That's Love
DAISY

"Kata orang kamu akan bahagia jika jatuh cinta" "Siapa yang mengatakannya?" *** "Kalau kamu jadi aku, bagaimana kamu akan menghadapinya?" "Jika aku menjadi kamu, aku hanya akan mencintai diriku sendiri" *** "Walaupun tak ada cara lain agar aku bersamamu, walaupun aku tahu kamu melihat ke arah lain, aku tidak bisa melepaskan mu" *** Pada semesta dan isinya. Raina menyerahkan cerita ini. Cerita yang sudah semestinya terus ia jalani itu kini hanya jadi untaian kata-kata saja. Yang bila dijelaskan pun tidak bisa dimengerti. Tentang kebahagiaan yang tinggal separuh. Tentang rasa sakit yang sukar sembuh. Dalam keputusasaan, Raina menatap langit biru sambil tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines