Hujan di Hari Itu

Hujan di Hari Itu

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 12, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Awan hitam berkumpul menutupi cahaya surya. Tetesan air dari langit mulai jatuh beriringan dengan cepat. Petir menyambar kencang menyilaukan mata. Dibalik jendela rumahnya, duduklah seorang remaja perempuan yang sedang asik menggambar sesuatu di sebuah buku sketsa usang dengan pensil mekanik yang ada pada tangan kanannya sambil memerhatikan hujan yang turun dari dalam rumahnya yang dibatasi oleh jeruji besi dan kaca jendela. Kamarnya dihiasi oleh foto-foto polaroid yang berurutan dan terlihat rapih. Remaja perempuan itu bernama Nirmala.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • After J (Complete)
  • Harmoni Ombak Dan Lensa [LENGKAP]
  • Sorry i'm late (COMPLETED)
  • Before I Knew Light
  • Aksara Lingga
  • THE CLIMB [Completed]
  • Red Bicycle and Sunny Day
  • luka alaska

[ s e l e s a i ✅ ] [SEBUAH KISAH PENANTIAN DALAM KEDEWASAAN TAK BERUJUNG] "Bagaimana kalau suatu hari aku yang membuat Kakak jatuh?" "Kakak akan tetap suka." "Kenapa?" "Sederhana." "Maksudnya?" "Kamu sudah sering melakukannya." "Kapan?" "Setiap kali. Dan kamu satu-satunya yang berhasil melakukannya berkali-kali." Auristella Arabelle adalah seorang gadis pecinta hujan dan jajaran lampu kota di seberang rumahnya. Seorang script writer asal SMP Star Glory. Cerdas nan dewasa namun tumbuh dari keluarga yang dingin. Dirinya terbiasa menjalani hari-hari secara mandiri dan tidak terlalu mempedulikan lingkungan sekitar. Steve Elvan Dionne. Seorang lelaki biasa saja dalam segala hal, dingin, dan semena-mena. Juru kamera dan editor andalan SMP Star Glory yang selalu memperdebatkan pendapat orang yang secara tak sengaja ia sayangi. Hancur. Kata yang selalu mendeskripsikan keluarganya yang harmonis sesaat setelah kedatangan seseorang yang seakan-akan dirinya sendiri. Pertemuan keduanya mengharuskan mereka menghancurkan kutub dalam hati masing-masing. Sayangnya, nasib berkata lain. Membuat seorang script writer perfeksionis harus kembali menulis skenario hidupnya sendiri bersama seorang penghancur hidup sang juru kamera yang selama ini merekam jejak mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines