Falling Rose's Petals

Falling Rose's Petals

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 12, 2023
Sebuah tulisan abstrak yang mungkin terlalu memberikan banyak pelajaran hidup (rata-rata cinta-cintaan), mungkin juga terlalu banyak memberikan rollercoaster emotion karena betapa lugunya pemeran utama di cerita ini. Cerita ini adalah cerita tertulus yang pernah aku tulis, tentunya karena based on my own story. Special thanks for three musketeers yang sempat mengisi hidupku dengan pengalaman jatuh cinta paling menakjubkan yang tiada tara (termasuk patah hati tiada taranya). Jangan tanya siapa yang paling tampan! Tentunya itu pria yang akan/sudah aku nikahi. Selamat menyelam di kisah cinta paling menarik sepanjang masa. Katanya, kita hanya jatuh cinta tiga kali dalam hidup, tapi semoga itu tidak benar karena itu berarti aku sudah memakai semuanya. Copyright 2023, NotHisAmour
All Rights Reserved
#907
truelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • Pretty Boy But Cool~
  • Third Person ( completed☑)
  • Regrets of Love
  • LELAH
  • PANDANG PERTAMA
  • My Perfect BoyFriend
  • Mistake: it began as a mistake
  • Rustic Wedding (Completed)
  • Edge Of The Heart

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines