Story cover for Alzam by Ruqoyah0724
Alzam
  • WpView
    LECTURAS 1,687
  • WpVote
    Votos 384
  • WpPart
    Partes 11
  • WpView
    LECTURAS 1,687
  • WpVote
    Votos 384
  • WpPart
    Partes 11
Continúa, Has publicado nov 13, 2023
Awal pertemuan yang singkat antara Alzam dan Zea membuat keduanya harus mengambil keputusan yang besar dalam hidup yang akan ditempuhnya nanti.

"lho yakin mau nikah sama guee???" Tanya Zea

"Gue nggak perlu jawab pertanyaan lho itu" jawab Alzam

"Iyah harus jawab!" 

"Pokoknya gue mau, lho batalin pernikahan kita ini karena gue sudah berkomitmen dengan laki-laki yang gue cinta!" pinta Zea dengan penuh penekanan

"Gue nggak bisa, kalau lho mau batalin pernikahan ini, batalin aja sendiri. Karena gue yakin ada alasan kenapa orang tua lho setuju dengan pernikahan ini" Jawab Alzam 

"Gue nggak habis pikir sama jalan pikiran lho, mau aja di jodohkan padahal kita nggak saling kenal" ujar Zea dengan kesal

"Alasannya mudah! lho akan tahu kebenarannya setelah tau komitmen yang lho bangun itu tidak seperti apa yang diharapkan" jawab Alzam 

"Maksud lhoo??" Tanya Zea yang tidak mengerti ucapan Alzam barusan. justru alzam mulai beranjak pergi meninggalkan Zea tanpa memberikan jawaban sedikitpun.

"Gue akan buat pernikahan ini menjadi penyesalan buat lho ALZAM!" Ujar Zea yang benar-benar kesal.

"Gue nggak perduli lho omong apa za, tapi gue akan berusaha untuk membuat lho mengerti pernikahan ini" ujar Alzam setelah mendengar teriakan Zea.


Apakah Alzam akan terus mempertahankan pernikahannya dengan Zea???

Gimana Alzam meluluhkan hati Zea dan membuktikan kebenaran akan komitmen yang dibangun Zea selama ini adalah salah????


............



Pantengin terusss yahh setiap part-nya 🤩
Jangan lupa tinggalkan vote dan komentarnya juga yahhh ... 😁😁
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Alzam a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#511kuliahan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
GILANG ABRAHAM  de AfriliaLia131
6 partes Concluida Contenido adulto
"ya nikah yo" kata-kata frontal yang di ucapkan laki laki di depan nya itu membuat semua orang di kelas melotot karena terkejut "Ayo gua juga lagi gabut"balas Alya tak kalah frontal nya mebuat semua orang melongo di tempat duduk nya "Kata-kata adalah doa" Kata yang pas untuk Gilang dan Alya tepat saat mereka pulang sekolah sehabis mengucapkan kata candaan itu,kabar bahwa kedua nya di jodohkan Membuat keduanya tak percaya dengan takdir,bagaimana bisa,mereka menikah di usia muda? __________________________________________________________________________________ "Kan udah halal bisa dong ya" "Nggak enak aja Lo, nggak ada gitu-gituan gw belum siap" ujar Alya ngegas "Nggak papa,nanti gua yang goyang,Lo mah tinggal desah aja ya" "Apaan sih lang Lo ko jadi mesum gini" "Nggak papa lah mesum sama istri sendiri juga,emang salah" tanyanya polos "N-ggak s-ih,tapi Tetep aja gua takut,muka Lo yang serem dingin cool mana? Ko jadi bayi gini" tanya Alya dengan muka heran "Ahhh...yaa mau itu"rengekan gilang,sembari menarik narik piama Alya "Nggak,nggak ada" balasnya dengan muka garang "Jahat"cicit gilang,sembali membalik tubuhnya, meringkuk dengan selimut tebal di badanya. _________________________________________ _________________________________________ "Kisah mereka yang awalnya seperti tom and Jerry berubah menjadi buku dan pulpen Saling melengkapi dan bila satu nya tak ada akan terasa kurang" "Hubungan tidak semuanya indah dan romantis pasti setiap hubungan memiliki masalah dan cobaan,maka dari itu kita harus bisa bersikap dewasa untuk menangani nya,semoga saja dua insan itu bisa menjalaninya tanpa ada kata pisah atau cerai"
[✓] HAZA || END de Rsafitriii08
53 partes Concluida
SEBELUM BACA UTAMAKAN FOLLOW! SUDAH ENDING 🎀 ROMANSA ISLAMIC🎀 🎀CINTA DALAM DIAM🎀 JODOHKU TEMAN SEKOLAHKU "Ra, aku janji suatu saat nanti aku akan melamar mu dan menikahi mu!" ucapnya. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba Zayyan berkata seperti itu? Aneh saja menurutku. Atau memang cintaku padanya tak bertepuk sebelah tangan. "Zay, jangan pernah mengumbar janji sebab kita tidak tau takdir akan mempertemukan kita atau tidak" ••• Haura mengenakan gaun putih yang menjuntai ke lantai, serta jilbab putih menutup dada dan juga cadar putih dengan manik-manik yang indah tak lupa mahkota yang lumayan besar itu bertengger indah di atas kepala. Sungguh anggun dan rupawan Haura saat ini. Disisi lain lebih tepatnya diruang tengah Zayyan sudah berjabat tangan dengan ayah Haura untuk mengucapkan kalimat qobul. Zayyan sudah menyiapkan mentalnya sejak semalam. "Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan dan kawinkan engkau Razeidan Al-Zayyan bin Rahman Ar-Rasyid dengan putriku Haura Huzaifah binti Muhammad Assegaf. Dengan mas kawin satu unit rumah, set perhiasan dan seperangkat alat sholat dibayar tunai!" "Qobiltu nikahaha watazwijaha alal mahril madzkuur haalan!" Ucap Zayyan dengan satu helaan nafas. Saat itu juga Haura turun dari lantai atas bersama Naura dan Layla. Tak bisa dipungkiri bahwa hari ini hari yang sangat bahagia untuk Haura, bahwasanya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. *** Yukk baca kisah perjuangan cinta mereka >> Note: Mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh dan beberapa hal yang terkait dalam cerita ini. Atas izin Allah ini semua murni dari pikiran aku:)
A [Completed] de IniAku-BukanKamu
59 partes Concluida
"Jangan liatin gue kayak gitu, gue ga suka." Ucap Aya terang-terangan. "Aya," panggilan itu entah kenapa terasa berbeda, Aya menjadi gugup. "Hm?" Aldi justru kembali diam, lagi-lagi malah menatapnya. "Kak sumpah gue ga suka ditatap lawan jenis begini. Lo to the point aja mau bahas apa, kalau engga lo bisa balik." Ucap Aya akhirnya. Aldi justru mengotak-atik ponselnya kemudian di sodorkan ke Aya. "Kenapa?" "Liat aja," Tanpa rasa curiga Aya mengambil ponsel itu. Ada sebuah video berlatarkan ruang rawat Ayahnya. Aya menatap Aldi bingung sebelum memutar video itu. Tangan Aya bergetar, inikah alasan Ayahnya meminta agar ia jangan membenci sang Ayah? "Tolong berusaha ikhlas dengan keputusan Ayah, tolong jangan benci Ayah karena itu." Ucap Ayahnya saat itu. Aya tidak tau harus apa. Aya tau pernikahan dalam video ini sah, setidaknya dalam agama. Jadi ia sudah menjadi istri Aldi dari kemarin? Dan tidak ada satupun yang mengatakannya? Bahkan Ayahnya juga tidak bertanya dahulu apa ia mau atau tidak. "Ayah tidak salah, beliau tidak ingin lo sendiri." Ucap Aldi hati-hati. "Tapi kita cuma orang asing. Lo bisa-bisanya nikahin gue gitu aja. Gimana kalau gue orang jahat? Gimana kalau lo yang orang jahat? Gu-gue..." Aya menggeleng. "Gue gatau," lanjut Aya pelan. Apa karena ini juga Papa Aldi mengatakan kalau Aya sudah mengambil anak laki-lakinya? Jadi Papa Aldi tidak merestui mereka? Rasanya Aya semakin dibuat pusing. Aya menggeleng, "Ini, ini semua masih ga masuk akal." Aldi tau Aya tidak akan menerima dengan mudah. Tapi ia sudah berjanji, tidak hanya dihadapan Ayah Aya dan para saksi, tapi juga dihadapan Allah.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
tentang sebuah rasa cover
Aldzi & Azifa 2 | Nikah kuliah (END)✔️ cover
Tale On Paper(END) cover
Mungkinkah Bisa ??  cover
ANNISA (Kala Takdir Menuntunku Padamu) ✓ cover
Antariksa yang kelabu cover
GILANG ABRAHAM  cover
[✓] HAZA || END cover
A [Completed] cover

tentang sebuah rasa

46 partes Concluida

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗