My Secret Girlfriend

My Secret Girlfriend

  • WpView
    Leituras 474
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, abr 17, 2024
"Ubah penampilan kamu!" Itu bukanlah sebuah pertanyaan melainkan perintah yang harus Zena lakukan. "Ubah penampilan gimana? Aku gak paham," balas Zena yang benar-benar tidak paham dengan maksud ucapan Sam. Matanya terus memandang wajah kekasihnya sementara otaknya berpikir. "Resiko karena kamu mau satu sekolah sama aku," jawabnya yang masih belum menjawab pertanyaan Zena. Memangnya kenapa jika satu sekolah dengan kekasihnya sendiri? Lagipula ia merasa tidak ada yang salah dengan penampilannya. "Aku rasa penampilanku baik-baik aja deh, gak ada yang salah. Apa yang harus diubah? Kamu malu punya pacar kayak aku?" "Jangan mengaku sebagai pacarku nanti, jangan ada yang tahu siapa pacarmu." Kening Zena semakin mengerut. Kekasihnya ini semakin aneh saja. Apalagi maksudnya sekarang? "Aku benar-benar gak paham sama semua ucapan kamu. Memangnya apa salahnya aku bersekolah ditempat yang sama dengan kamu? Kenapa aku harus merubah penampilanku? Apa salahnya aku mengakuimu pacarku nanti? Kamu punya pacar lain, kah?" Bukannya menjawab, Sam justru meninggalkan Zena sendirian di taman rumah wanita itu. Ekspresinya yang datar menambah kebingungan Zena yang merasa jadi orang bodoh sekarang. "Ada selingkuhannya disana?"
Todos os Direitos Reservados
#550
toxic
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • LENA & SEGA
  • "Sekolahku Kaya Anime, Tapi Gak Ada Logikanya"
  • O'Starsyu
  • Cinta Sang Mafia
  • RHEA [Completed]
  • Eraser #YOURKIDUCE ✔

Kehidupanku biasa saja. Membosankan dan menyebalkan. Entah mengapa ibu-ibu kaum nyinyir melabeliku sebagai orang bermasalah. "Oke, aku kuat." Itulah yang berkali-kali aku tanamkan dalam benak. Kuat. Kesehatanku memburuk akibat kebiasaan hidup tidak sehat; begadang, telat makan, makan makanan rendah gizi, dan tambahan beban pikiran. Begitulah akhir kisahku, salah satu korban kerasnya kehidupan, berakhir. Sayangnya aku salah! SALAH BESAR. Aku justru terlempar ke dalam novel ciptaan temanku sebagai Laura. Aku tidak keberatan menjalani hidup kedua. Namun, beda cerita bila aku adalah si antagonis yang bahkan tidak memiliki aset bernilai jutaan. Izinkan aku hidup mewah! Mewah! Oke, lupakan mengenai hidup sebagai nona besar. Masa bodoh dengan plot, mengubah cerita, merayu tokoh utama, dan bersikap baik kepada Sarah, si FL. Berhubung aku menempati Laura ketika dia masih SMA, maka lebih baik aku mempersiapkan hidup di masa depan semapan mungkin. Dengan kata lain: Sayonara, wahai para tokoh mulai dari kelas kroco sampai kakap. Aku akan hidup mandiri dan silakan saling bunuh memperebutkan Sarah. Aku tidak peduli! Akan tetapi, semua karakter sepertinya ingin mengganggu rencana hidup mandiriku. Mulai dari FL yang ngotot ingin menolongku, ML justru menawariku aset senilai jutaan, bahkan Villain pun mulai berubah haluan mencari cinta. Pasti ada yang salah dengan mereka semua. Mereka aneh! ANEH. Oh tolong, tolong izinkan aku hidup damai. Oke?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo