My Secret Girlfriend

My Secret Girlfriend

  • WpView
    Reads 474
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2024
"Ubah penampilan kamu!" Itu bukanlah sebuah pertanyaan melainkan perintah yang harus Zena lakukan. "Ubah penampilan gimana? Aku gak paham," balas Zena yang benar-benar tidak paham dengan maksud ucapan Sam. Matanya terus memandang wajah kekasihnya sementara otaknya berpikir. "Resiko karena kamu mau satu sekolah sama aku," jawabnya yang masih belum menjawab pertanyaan Zena. Memangnya kenapa jika satu sekolah dengan kekasihnya sendiri? Lagipula ia merasa tidak ada yang salah dengan penampilannya. "Aku rasa penampilanku baik-baik aja deh, gak ada yang salah. Apa yang harus diubah? Kamu malu punya pacar kayak aku?" "Jangan mengaku sebagai pacarku nanti, jangan ada yang tahu siapa pacarmu." Kening Zena semakin mengerut. Kekasihnya ini semakin aneh saja. Apalagi maksudnya sekarang? "Aku benar-benar gak paham sama semua ucapan kamu. Memangnya apa salahnya aku bersekolah ditempat yang sama dengan kamu? Kenapa aku harus merubah penampilanku? Apa salahnya aku mengakuimu pacarku nanti? Kamu punya pacar lain, kah?" Bukannya menjawab, Sam justru meninggalkan Zena sendirian di taman rumah wanita itu. Ekspresinya yang datar menambah kebingungan Zena yang merasa jadi orang bodoh sekarang. "Ada selingkuhannya disana?"
All Rights Reserved
#3
pacarrahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Galaxi [Completed]
  • Zivanna
  • CLAGRAS [END]
  • Zona De Amigos
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • Eraser #YOURKIDUCE ✔
  • RHEA [Completed]
  • LENA & SEGA

"Kalo lo udah jadi pacar gue, bakal gue pastiin lo ganti status," ucap Galang tiba-tiba memecah keheningan. "Jadi apa?" Alexi bertanya setelah ia membalikkan tubuhnya menghadap lelaki itu. "Jadi istri gue." Jawabnya sambil menunduk dan menatap tepat di manik mata Alexi, yang tanpa lelaki itu ketahui, hal itu membuat degup jantung Alexi menjadi cepat. Alexi membalikkan badannya dan menunduk. "Idih! Najis! Lo pasti bilang kek gitu ke mantan-mantan pacar lo, kan?" Galang terkekeh. "Cuma ke elo gue ngomong kek gitu, Alexia Legrant." Alexi merasa pasokan oksigen saat ini menipis, entah apa alasannya. Untuk waktu yang lama ia bisa merasakan panas disekitar wajahnya. Lagi-lagi Galang terkekeh. Dia mengacak rambut yang terkuncir rapi itu. "Gue suka pas lo blushing. Imut!" Pujinya membuat rona merah di pipinya semakin terlihat. "Apaan sih?" Alexi menepis tangan Galang yang dengan berani menyentuh rambutnya yang sudah terkuncir itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines