Aku berjalan limbung, dadaku sesak, berantakan tersaput emosi yang sulit kukendalikan. Ada yang menghangat mendera mataku, turun tak terbendung. Aku jadi sangat bimbang.
Tiap episode di lalui dengan berbagai sesi, tetapi mengapa aku menangis?
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Bodohnya aku selalu menampik perasaanku padanya. Gomen.. karna membuatmu menunggu sangat lama. Tetaplah menjadi dirimu yang selalu ada untukku, slalu bisa membaca isi hatiku dan memenuhi keinginanku untuk selalu bersamamu...