My Life Partner

My Life Partner

  • WpView
    LECTURAS 2,090
  • WpVote
    Votos 1,039
  • WpPart
    Partes 31
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mar, ene 30, 2024
SUDAH TERBIT❗ "Bella, lo masih inget kan? Dulu lo pernah buang bunga yang gua kasih di sini," ucap Aris seraya menatap Bella. "Y-ya," jawab Bella singkat, "Sorry gua gak bermaksud buat buang bunga itu. Karna bunga yang lo kasih batangnya ada uletnya, jadi gua buang," lanjut-nya. Aris hanya tersenyum saat melihat Bella yang menunjukan sikap salah tingkah lalu ia tampak bersalah. Aris memang tidak pernah protes dengan kelakuan Bella yang cukup tidak tau diri, jutek, cuek bahkan cenderung tidak peduli kepada dirinya, namun ia bersyukur perlahan sikap Bella seiringnya waktu menjadi hangat. ••• 🍃 Jangan lupa buat Vote yaa ! 🍃 Jangan emosi, harus sabar !! 🍃 Selamat membacaa dann jangan ada unsur plagiat/copy alur cerita orang ya.. karna dapet ide itu susah loh guyss. Have funn ~ RANK : #2 Pahit #3 CeweTomboy #54 JatuhCinta #1 teorikatapubhlising
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Crazy Marriage
  • The Honeymoon Is Over [FIN]
  • The Man
  • Sweet RomanShit
  • With You [TERBIT]
  • Mr. Right For Now
  • COMEBACK FROM PAST  ( Terbit )
  • About Fadlan
  • Umbrella Life [END]

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido