My Life Partner

My Life Partner

  • WpView
    Reads 2,129
  • WpVote
    Votes 1,039
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jan 30, 2024
SUDAH TERBIT❗ "Bella, lo masih inget kan? Dulu lo pernah buang bunga yang gua kasih di sini," ucap Aris seraya menatap Bella. "Y-ya," jawab Bella singkat, "Sorry gua gak bermaksud buat buang bunga itu. Karna bunga yang lo kasih batangnya ada uletnya, jadi gua buang," lanjut-nya. Aris hanya tersenyum saat melihat Bella yang menunjukan sikap salah tingkah lalu ia tampak bersalah. Aris memang tidak pernah protes dengan kelakuan Bella yang cukup tidak tau diri, jutek, cuek bahkan cenderung tidak peduli kepada dirinya, namun ia bersyukur perlahan sikap Bella seiringnya waktu menjadi hangat. ••• 🍃 Jangan lupa buat Vote yaa ! 🍃 Jangan emosi, harus sabar !! 🍃 Selamat membacaa dann jangan ada unsur plagiat/copy alur cerita orang ya.. karna dapet ide itu susah loh guyss. Have funn ~ RANK : #2 Pahit #3 CeweTomboy #54 JatuhCinta #1 teorikatapubhlising
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • Umbrella Life [END]
  • Crazy Marriage
  • Mr. Right For Now
  • ✔️CINTA-CINTA-AN [SELESAI]
  • [1]Stupid Wedding
  • Perfect Family 2
  • Terlanjur Resepsi
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines