My Life Partner

My Life Partner

  • WpView
    Membaca 2,090
  • WpVote
    Vote 1,039
  • WpPart
    Bab 31
WpMetadataReadDewasaLengkap Sel, Jan 30, 2024
SUDAH TERBIT❗ "Bella, lo masih inget kan? Dulu lo pernah buang bunga yang gua kasih di sini," ucap Aris seraya menatap Bella. "Y-ya," jawab Bella singkat, "Sorry gua gak bermaksud buat buang bunga itu. Karna bunga yang lo kasih batangnya ada uletnya, jadi gua buang," lanjut-nya. Aris hanya tersenyum saat melihat Bella yang menunjukan sikap salah tingkah lalu ia tampak bersalah. Aris memang tidak pernah protes dengan kelakuan Bella yang cukup tidak tau diri, jutek, cuek bahkan cenderung tidak peduli kepada dirinya, namun ia bersyukur perlahan sikap Bella seiringnya waktu menjadi hangat. ••• 🍃 Jangan lupa buat Vote yaa ! 🍃 Jangan emosi, harus sabar !! 🍃 Selamat membacaa dann jangan ada unsur plagiat/copy alur cerita orang ya.. karna dapet ide itu susah loh guyss. Have funn ~ RANK : #2 Pahit #3 CeweTomboy #54 JatuhCinta #1 teorikatapubhlising
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Terlanjur Resepsi
  • [1]Stupid Wedding
  • Crazy Marriage
  • The Man
  • Penuaan (Dini) Arlea ✅
  • Diantara Kalian
  • About Fadlan
  • With You [TERBIT]
  • Aracha

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan