Renjani-Sagara

Renjani-Sagara

  • WpView
    LECTURAS 88
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 25, 2026
Tidak ada seorang pun yang mau disuruh mengerti ketika dihadapkan oleh perkara kehilangan. Tidak seorang pun termasuk aku. "Kau tahu, Ni. Aku tidak masalah jika harus gugur untuk Negara tercinta kita ini. Tapi, setelah denganmu, jika bisa aku ingin hidup lebih lama," katamu pada waktu itu. Sagara, siapa sangka keinginanmu untuk hidup lebih lama denganku adalah garis paling mustahil bagi takdir. Andai aku tahu dari awal, aku ingin memberitahu padamu ungkapan cinta setiap harinya meski mungkin tak perlu. Sebab kau sendiri pun tahu bagaimana aku kepadamu. Sagara, apakah kau sungguh-sungguh dalam membiarkanku menua sendirian sedang disana kau tetap menjadi seorang pemuda yang selalu berusia dua puluh enam tahun? Di sini, Sagara. Kita pernah saling berjanji, menikah, memiliki keturunan, lalu menua bersama.
Todos los derechos reservados
#103
dream
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Solitude |Na Jaemin
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • ✔ Dilemme XXX [NoRen] Revisi
  • IF YOU
  • OUR HIDDEN FAMILY 2: THE THRUTH UNTOLD

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido