Cerita yang Tak Berjudul

Cerita yang Tak Berjudul

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 1, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Ada satu kenyataan yang mampu menghantam dirinya hingga habis tak tersisa, yang tak bisa ia ubah sesuai dengan keinginannya, mengantarkannya pada pernyataan yang sangat nyata, meskipun sulit untuk diterima dengan lapang dada, Kekasihnya telah pergi dari dunia ini, meninggalkannya seorang diri "kak,berhenti menunggu dan relakan saja, dia sudah pergi, tempatnya bukan di dunia ini lagi" "darimana kamu tahu dia sudah pergi? aku akan nunggu sampai dia kembali ke tempat yang seharusnya,di sisiku walau aku yang harus meninggalkan dunia ini lebih dulu" "kak,dia sudah mati" "bawakan jasad nya ke depanku kalau memang dia sudah mati" "bagaimana kalau suatu saat kenyataan itu datang ke hadapan kakak? Kenyataan kalau jasadnya benar benar berada didepan kakak?" "mau apa lagi, aku harus relakan dia, seperti yang kamu bilang" dan gadis yang memanggilnya kakak itu pun terdiam membisu,tanpa bisa melontarkan sepatah kata apapun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • You're Here, But Not For Me
  • JODOH BISA TERTUKAR, MUNGKIN?
  • If we can together
  • someone like you
  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • Laila Azzahra [ON GOING]
  • ALEYA~~
  • Narasi patah hati

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines