SENANDIKA - Aruna (ON GOING)

SENANDIKA - Aruna (ON GOING)

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 7, 2026
Entah harus menjadi perempuan seperti apa agar pria yang dicintainya tak pernah menjadikannya opsi kedua, tak pernah menganggapnya sebagai perempuan bodoh yang bisa terus dibohongi, dan tak membuatnya terus menunggu kedatangannya untuk mendampingi saat ia memerlukannya. *** Ingin tahu kelanjutannya? Ayo segara baca ceritanya!
All Rights Reserved
#895
acak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATE ✓
  • Don't hate me || Jeno Jaemin [END]
  • RAPUH!
  • Your Silence ✔  [TELAH TERBIT]
  • End & Wait  (Revisi)
  • Broken Home [Alexa-Kang Daniel]
  • AFIKA [ END✔ ]
  • The Secret Life's Q [ON GOING]
  • ℤ𝔸𝕐ℕ
  • Terluka Untuk Bahagia [ REVISI ]
FATE ✓

Sean, seorang anak yang di tinggal mamahnya merantau ke luar negri selama 6 tahun tanpa pernah pulang menemuinya. Sean yang di tinggal saat berumur 10 tahun tanpa satupun keluarga yang menemani. Papahnya? Setelah bercerai, Papah Sean memblokir semua akses komunikasi dengan Sean. Sean yang saat itu hanya bocah lugu tak tau apapun, hanya menurut ketika Papahnya pamit pergi bersama selingkuhannya. Sama seperti saat Papahnya pamit, saat Mamahnya pamit untuk ke luar negri Sean hanya dapat menurut dan memberikan senyum cerah ke arah mamahnya. Awalnya Sean ingin ikut dengan Mamahnya. Namun mamahnya menolak dan menyuruh Sean tetap tinggal dan berjanji akan cepat pulang. Namun nyatanya selama 6 tahun lamanya Mamah Sean tak kunjung pulang walau hanya sekali saja. Namun, Sean masih bersyukur. Tak seperti Papahnya yang hilang bak di telan bumi. Mamahnya masih sering menelponnya untuk memberi kabar dan masih menjamin segala kebutuhan Sean. Sehingga Sean begitu menyayangi Mamahnya dan selalu percaya bahwa Mamahnya akan menemuinya suatu saat nanti. Sean akan selalu menunggu sampai hari itu tiba. Hingga suatu hari, Sean melihat sosok yang mirip Mamahnya di depan sebuah Restoran sedang di rangkul oleh sosok pria dewasa seumuran mamahnya sembari menggendong anak kecil berumur sekitar 3 tahun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines