( $ ) BLUE WORD | SLOW UP

( $ ) BLUE WORD | SLOW UP

  • WpView
    Membaca 252
  • WpVote
    Vote 20
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mar 11, 2024
WpInfo
Fiksi
Romansa
"cuma begitu masih dibangga banggain, letak bagusnya dimana?" "jadi, aku harus sempurna?" Deburan ombak semakin terdengar ketika dengan langkah besar terkesan terburu buru, anak manis dengan pita biru pada ikatan rambut berwarna hitam sedang berlari mendekati bibir pantai dan duduk pada karang besar untuk melihat luasnya dalamnya lautan. ANNOUNCEMENT!! mohon dibaca : - cerita ini murni dari pemikiran penulis, - dilarang meng-copy ataupun mengambil cerita ini tanpa persetujuan penulis, - menggunakan bahasa non baku, dan - mohon bijak dalam membaca.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#541
lokal
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Deep Blue (END)
  • Biru's World [Revisi]
  • Biru dan Laut
  • Debur Ombak
  • Journey at Fantasy World
  • Of 20❣️ Centimeters ✔️[End]
  • Lautan
  • Wrong Dream
  • The Family

⚠️trigger warning This story contains many scenes that may be traumatizing and harmful to some people. A blue story by Nora Suatu hari saat kedai sepi, saat akhir musim panas, tiba cuaca cerah yang mulai sulit ditemui. Ada percakapan antara dua anak muda yang masih bertanya-tanya tentang rahasia takdir. "Relung Bentang Delmara." "Namamu adalah harapan terbesar yang berangkat dari seuntai doa yang diberikan padamu untuk kamu bawa sampai nanti." "Kamu tahu artinya?" "Biar hatiku lapang seluas samudra." "Ah ... itu terdengar tulus dan besar sekali. Pasti kamu terlahir dari cinta yang murni." "Kamu menyukai laut?" "Tidak." "Bukankah itu Delmara?" "Hm?" "Delmara itu laut." "...." "Dan laut itu kamu." "...." "Kenapa kamu tidak menyukai dirimu sendiri?" "Pernahkah kamu berpikir bahwa takdir yang tak mudah lahir bersama tiap manusianya dan menyamar sebagai anugerah? Hari itu, manusia berpengalaman seolah mampu membaca rencana takdir. Nama itu, seperti tanda peringatan yang memberi tahu bahwa hidupku akan jauh dari senyum, dari bahagia, dari banyak hal terindah di dunia." "Lily, kamu tahu laut itu biru? Biru sekali. Jika aku ini kapal yang berlabuh di permukaannya, setiap perjalananku selalu beriringan biru dan dinaungi biru. Biru yang kubenci. Bila mana kapal ini telah reyot dan rapuh, biru akan merenggutku, membawaku semakin ke dalam, dalam palung yang lebih pekat dari hitam." "Suatu hari nanti Delmara, kamu akan tahu pelajarannya, kamu akan mengerti mengapa takdir memberimu limpahan biru banyak sekali." "Kapan, Lily?" "Ketika kamu telah mengerti makna hidup." Start: 2 Oktober 2023 Finish: 21 Juni 2024 DON'T COPY MY STORY!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan