He Return (on going)

He Return (on going)

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 2, 2024
Tiga tahun menunggu, tiga tahun berharap. Triseliora yakin perasaannya pada Mohammad Zafroni bukan sekadar kagum sesaat. Namun, ketika keberaniannya mengungkapkan cinta hanya dibalas dengan kata-kata yang menggantung, ia mulai mempertanyakan segalanya. Di saat hatinya masih terombang-ambing, hadir seseorang Mohammad Zayed Ibrahim. Berbeda dengan Zafroni yang penuh misteri, Ibrahim adalah kepastian. Ia datang tanpa ragu, memberi perhatian tanpa syarat, dan mengungkapkan perasaannya tanpa permainan teka-teki. Kini, di hadapan dua nama yang begitu berarti, Triseliora dihadapkan pada pilihan, tetap menunggu yang belum tentu kembali atau menerima yang tak pernah ragu. Tapi apakah hatinya benar-benar siap untuk berpaling? Atau ini hanya caranya untuk berhenti menunggu seseorang yang tak pernah benar-benar menggenggamnya? Sebuah kisah tentang cinta yang menggantung, tentang perasaan yang tak selalu sejalan dengan logika, dan tentang keberanian untuk memilih atau justru memilih untuk tidak memilih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZAWIL
  • Refleksi
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • Takdir Cinta yang Tersurat (TAMAT)
  • Cinta dalam Diam(End)
  • Legacy of The Fallen Star (Completed)✔️
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • When Two Hearts Collide
  • Mastering Him
ZAWIL

Zawil Arzendra adalah remaja cerdas yang menyimpan banyak misteri. Sebagai pewaris perusahaan terbesar di Jakarta, hidupnya telah digariskan-meneruskan kerajaan bisnis sang ayah. Tapi di balik semua itu, Zawil menyimpan mimpi yang tak pernah didukung siapa pun... bahkan oleh orang tuanya sendiri. Sementara itu, Azura Xaviera, sahabat masa kecilnya, tumbuh menjadi gadis ambisius yang terlihat percaya diri dan berani mengambil risiko. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik senyum dan prestasinya, Azura hidup dalam bayang-bayang kakak-kakaknya. Ia terus dibandingkan, dituntut, bahkan tak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Zawil dan Azura saling memahami-dua jiwa yang terluka, saling menjadi tempat bernaung. Tapi waktu dan takdir memisahkan mereka. Zawil harus memilih warisan keluarganya, dan Azura harus bertahan seorang diri dalam dinginnya ekspektasi. Kini, mereka kembali dipertemukan di bangku SMA. Rasa yang dulu pernah tumbuh masih tersisa, namun luka lama dan ambisi pribadi menghalangi segalanya. Dalam pusaran cinta, impian, dan luka keluarga... mampukah mereka melawan takdir? Atau harus kembali merelakan segalanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines