Coffee Candy

Coffee Candy

  • WpView
    Lecturas 353
  • WpVote
    Votos 96
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 7, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Sesilia Dwi Kanaya, itulah nama salah seorang pegawai kantoran di sebuah perusahaan bagian divisi keuangan. Di usianya yang menginjak 25 tahun, dia masih saja melajang dan belum pernah berpacaran. Padahal, bisa dikatakan dia adalah tipe wanita yang diidam-idamkan oleh banyak pria. Cantik, pintar, sopan, dan elegan, adalah penggambaran yang orang lain deskripsikan untuknya. Hanya saja, sampai sekarang tidak ada yang berhasil menarik perhatian Sesil. Sesil seakan acuh tak acuh terhadap pria yang sengaja mendekatinya. Sampai pada akhirnya, dia dipertemukan dengan pegawai pindahan dari kantor cabang perusahannya. "Dia itu gaul, tapi tau batasan. Ramah, tapi gak berlebihan, pokoknya ada aura akhi-nya gitu, deh. Sedangkan gue ... gak ada aura ukhtinya sama sekali. Gue itu ibarat kebagian ukh-nya doang." - "Maaf sebelumnya, Mbak Sesil ada kertas kosong yang nggak dipake?" "Oh, ada kok." "Kalo pulpennya, ada juga nggak?" "Ada." "Kalo calon suami ... udah ada belum?" " ... "
Todos los derechos reservados
#154
kantor
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Man
  • Two Wedding
  • Naughty Nanny
  • 13 Kakak + 1 Bayi Magang
  • Terlanjur Resepsi
  • Informed Consent
  • Bagaimana, Pak? (Complete)
  • Mahligai Adhyaksa #1 Unplanned Love Series
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • Satu Hati, Dua Generasi
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido