BELASUNGKAWA II

BELASUNGKAWA II

  • WpView
    Reads 29,776
  • WpVote
    Votes 2,363
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 5, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Jika ada kejadian mistis yang disebabkan oleh hantu yang menempel ke tubuh kita dari suatu tempat, kita bisa dengan mudah mengusirnya kembali dengan doa dan sikap yang berani. Jika ada teror hantu yang sudah menjadi penunggu lama di rumah kita, tentu masih bisa diajak 'berbicara' dan semua mungkin akan baik-baik saja. Atau... jika ada sesosok makhluk halus yang menganggu di alam mimpi kita pada malam hari, tentu hal itu tidak akan terjadi selamanya sampai kita mati. Hantu, hantu, hantu. Sekali kita mengabaikan mereka, hantu akan pergi sendiri. Sekali kita mengusir mereka, hantu akan minggat secara mandiri. Namun, bagaimana jika hantu yang mengikuti kita bukan sekedar sosok ghaib yang mencari perhatian manusia? Melainkan sesosok arwah penasaran yang mati secara tak wajar. Ia meminta untuk diselesaikan urusan dunianya, memohon kepada kita untuk membebaskan keluarga yang ditinggalkannya dari perjanjian ilmu hitam yang belum selesai. Wajahnya yang tidak sedap dipandang, kain kafan butut yang menyelimuti tubuhnya, dan tanda-tanda kedatangannya yang membuat tubuh menggigil ketakutan, tak peduli siang atau malam. "Kenapa harus kita?" tanya Mehri dengan tatapan kosong, menatap pemandangan Keraton Surakarta Hadiningrat di depannya. Harrir menoleh. Rahangnya mengeras. Ia marah, tapi tak bisa mengatakan kata-kata sarkas. Ini wilayah keraton. Dia tidak bisa mengucapkan apapun, jadi yang terdengar hanyalah dengusan kesal yang tertahan. "Kita ke Solo ini mau ngapain?" tanya Muthi. "Mau belajar," jawab kedua sepupunya bersamaan. "Ada tujuan, 'kan? Berarti Tuhan juga punya tujuan kenapa harus kita yang ditandai Almarhum Pak Yanto." Harrir mengerjap lemas, menatap Muthi. "Tapi tetap aja. Kenapa harus kita yang seolah menanggung dosa dia?"
All Rights Reserved
#157
novelhoror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GATE OF DESTINY
  • BELENGGU HITAM [Sudah terbit]
  • Sangkala Pulau Jawa
  • BELASUNGKAWA [SUDAH TERBIT]
  • "Saat Gelap Tiba: Kumpulan Kisah Seram yang Membuat Gemetar"
  • Misteri Rumah Keramat
  • KUTUKAN KEDOK PANJI [Complete]
  • MEMEDON MANTEN
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • Rumah Bercat Putih

"Ketika bangun dari tidur, kamu harus menghadapi bahwa hidupnya tidak akan mudah, bahkan mengulang kembali momen penting dalam hidupmu." Itu yang di alami Sea Padma Zera, wanita cantik yang harus mengulang kembali momen-momen penting dalam hidupnya. Kehidupannya seketika berubah 180 derajat setelah mengalami kecelakaan hebat, kecelakaan mobil itu membuat memori di otaknya berhenti pada masa kuliah dulu. Dan sekarang dia harus menjalin keterikatan pada suami yang tidak ia kenal sebelumnya, Dean Harlod Bert. Pria tampan dengan mata amber. Sea harus tinggal di rumah besar milik Dean, yang tidak ia perkirakan, mengingatkan Sea kembali pada ayahnya yang tidak mau mengurus bahkan membuangnya. Sea jadi terpaksa tinggal di atap yang sama dengan Dean. Dan mengurus segala yang berkecamuk di dalamnya. Dalam proses mengingat, keganjilan aneh mulai menghantui, memergokinya hingga Sea tidak bisa tidur dengan nyenyak. Sea banyak melihat poster-poster di jalanan tentang orang yang hilang---korban-korban itu selalu dia mimpikan oleh Sea. Sama persis. Di bayangi oleh hantu-hantu yang terus memergokinya, Sea berupaya keras untuk melupakannya namun tidak bisa. Sea jadi bertanya-tanya apa keterlibatan hantu-hantu itu bagi Sea? Mengapa hantu-hantu itu terus datang dalam hidup Sea? Atau, memang hantu-hantu itu tidak nyata dan kewarasan Sea sedang di pertanyakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines