Zone-109

Zone-109

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 6, 2024
Jennifer koma selama tiga bulan dan berakhir siuman di kotanya yang sudah mati. Berbagai teknologi canggih yang awalnya menguasai bumi, kini ditinggalkan dalam keadaan rusak parah. Bahkan para peneliti yang mengumumkan secara resmi pembongkaran makam-makam pun sudah hilang bak ditelan bumi. Sementara hasil penelitian gagal mereka tersebar ke seluruh penjuru kota, berkembang menjadi hama yang merusak kestabilan bumi. Spekulasi awal mereka yang masih menetap di Tevaran tentang semua ini adalah wabah yang berkembang lantaran hanya berdampak di negaranya. Akhir yang mencengangkan bagi Jennifer, karena di penghujung misi mengembalikan kestabilan bumi bersama seorang peneliti, seorang anak militer, dan tiga bocah hasil penelitian, dia baru tahu, bencana yang menyebar ini bukan lagi sebuah wabah. Melainkan pandemi besar-besaran yang seolah tak bisa lagi dihentikan. ──────────── Penulis asli: @nathawl Dipublikasikan pada: 05-03/24
All Rights Reserved
#254
sains
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • Elegi Semesta
  • The Essence Of The World : Thunderstorm (Book 1)
  • Pageblug Di Desa Kedhung Jati [Short Story Kedhung Jati 1]
  • Horor Story : Angkernya Tegal Salahan
  • Rahasia di Balik Istana Pasir (END)
  • Identitas Yang tersembunyi...
  • Warisan Gandari
  • Pondok Kayu Di Tengah Ladang [Short Story Kedhung Jati 3]
  • ✓┊͙ HELLEVATOR [TAMAT]

Sebuah kisah gelap tentang ambisi memiliki keturunan. Tini, ibu muda berusia 19 tahun, terpaksa menerima tawaran menjadi ibu susu di rumah Joglo mewah milik Nyonya Arini. Keputusan yang akan mengubah hidupnya selamanya. Di balik kemegahan ukiran kayu jati dan aroma melati yang memabukkan, tersimpan rahasia kelam tentang keluarga ningrat yang terobsesi memiliki keturunan. Saat Tini menyadari bahwa bayi yang harus disusuinya tak seperti bayi pada umumnya, ia sudah terlanjur terikat kontrak mistis yang tak bisa dibatalkan. Kisah horor Jawa ini akan membawa pembaca menyusuri lorong-lorong gelap rumah Joglo, menghadapi pertanyaan mengganggu tentang makna keibuan, dan harga yang harus dibayar untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan kehadiran seorang anak. --- "Setiap wanita memiliki lukanya sendiri. Jangan tambah dalam dengan pertanyaan yang tak perlu, kapan punya anak?" Sebuah pengingat bahwa di balik senyum sopan dan jawaban klise "belum rejeki" dari mereka yang belum dikaruniai anak, mungkin tersimpan kepedihan dan pergulatan batin yang tak pernah kita pahami. Novel ini mengajak kita merefleksikan kembali sensitivitas dalam berinteraksi dengan sesama, terutama terkait isu kesuburan dan keibuan yang begitu personal. Dilarang menjiplak, mengambil sebagian scene ataupun membuatnya dalam bentuk tulisan lain ataupun video tanpa izin penulis. Jika melihat novel ini diplagiat, tolong lapor ke Ig/fb: @hayisaaaroon. Terima kasih, selamat membaca, semoga menghibur dan bermanfaat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines