The Old Us

The Old Us

  • WpView
    LECTURAS 141
  • WpVote
    Votos 38
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 9, 2023
Byakta dan Gendis, mereka berdua adalah sahabat kecil. Hampir tidak bisa dipisahkan walau hanya sedetik saja. Namun sialnya, semakin bertambahnya usia mereka, rasa sayang yang dulunya adalah rasa sayang terhadap sahabat, kini tumbuh menjadi rasa tertarik dengan lawan jenis. ❝Percaya sama aku, ya, Dis? Skenario Tuhan jauh lebih indah daripada yang kamu pikirkan.❞ -Byakta Madaharsa Illa Wardoyo, 2023 Started: November 18, 2023 Finished: -
Todos los derechos reservados
#57
masakecil
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love Melodies [END]
  • [✓] - Dari Semesta [COMPLETED]
  • AKSAFA (End)
  • Arsyilazka
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • AKASYA
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • ARKASYA
  • AIDEN [END - New Version]
  • However, We Are Together ✓

Terkadang seseorang memiliki harapan yang tidak dapat diungkapkan, namun ada tiga hal yang akan selalu mendengarkan harapan itu: Tuhan, lilin, dan bintang jatuh. Itulah mengapa kita selalu berdoa kepada Tuhan, mengucapkan harapan pada saat ulang tahun, dan memohon pada bintang jatuh. --- "Apa yang kau lakukan padanya?" Reina tertawa sarkas mendengar itu. "Kau seharusnya bersyukur aku tidak menancapkan pisau itu di dadanya." Reina menunjuk-nunjuk dada itu sebelum tangannya ditepis kasar. "Stay away from her!" "Jika itu yang kau mau, maka berhentilah mendekatinya. Bukankah aku sudah bilang, kau hanya milikku seorang, jika aku tidak bisa memilikimu, maka tidak ada orang lain yang boleh memilikimu. "Aku bisa melukainya lebih lagi jika kamu mau!" teriak Reina kembali tertawa sarkas. --- "Ambulans! Cepat panggil ambulans!" Darah itu terus mengalir membasahi bajunya. Tangannya yang dingin terangkat menyentuh air mata yang mengalir turun membasahi pipinya. Suara itu memanggil namanya semakin keras saat pandangannya menjadi gelap. (c) 2023

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido