CINTA DALAM DIAM

CINTA DALAM DIAM

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 6, 2023
Lebih baik diam dari pada mengungkapkan, "kerna takdir tidak akan mungkin tertukar", itulah ungkapan Yogi, setelah berkenalan, dengan seorang Wanita yang di cintainya ketika SMA tempo dulu. Yogi merupakan anak yang Soleh, patuh terhadap kedua orang tua. Orang tuanya menyuruh "Yogi" secepatnya menikah, terlebih lagi orang tuanya sudah rentah, itulah yang membuat "Yogi" Menderita. Patuh terhadap ibunya tapi ia menderita, atau mengikut suara hatinya, "yaitu menanti seorang gadis yang amat di sayangi dan di cintai dalam hati. Bagaimana sejarah ini, bagaimana Takdir "Yogi". Berawal dari mana yang mau penulis buat...(baca novel ini, kemungkinan novel ini bersambung, Tapi dengan Izin Allah Swt, penulis tetap semangat) Bismillah ....
All Rights Reserved
#268
mencintai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kara: I Left God at The Door
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Jodoh Di Balik Takdir
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Perjodohan Berakhir Cinta
  •  ꔋh⍺t 𝘚𝘰𝗆ᥱ𝘰ᥒᥱᥫ᭡ (𐒨𝘰𝗆рᥣᥱtᥱ𝖽)✓
  • Di Antara Dua Asa
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Teddy Tirza: When Love Blooms • Completed ☑

Salahkah mereka yang mencoba berpaling? Ataukah mereka memang sudah dibutakan oleh kenikmatan duniawi? Lenaan yang memikat membuat siapa pun rela meninggalkan Tuhannya meski itu hanya di depan pintu. Ambar telah melakukannya. Dia rela meninggalkan Tuhan di depan pintu dengan dalih untuk mengobati luka hatinya. Lalu, bagaimana Ambar harus mempertanggungjawabkan tindakannya itu? Saat mencoba menebus kesalahannya, tamparan nasib membuatnya harus menyaksikan anak-anaknya tewas mengenaskan di tangan anak tertuanya. Mungkinkah ini teguran karena telah meninggalkan Tuhan? Tidak sampai di situ kegetiran hidup yang harus dia rasakan. Anak terakhir Ambar, Kara, kembali mengulang kesalahannya. Saat gadis lugu itu mencoba kembali mengais cinta kasih Tuhan dengan beban turunan yang dia pikul dari orang-orang yang telah meninggalkannya, terpaan badai kehidupan kembali memporakporandaan batinnya. Dapatkah Kara kembali ke jalan yang Tuhan kehendaki dan menjadi hamba yang taat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines