MairaSaba (The Journey)

MairaSaba (The Journey)

  • WpView
    Reads 1,182
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 27, 2025
Nabila Humaira, adalah seorang gadis berusia 25 tahun yang secara diam-diam menyukai Gus nya sendiri. Maira telah memendam perasaannya itu selama 20 tahun kepada Sang Gus. Namun sayangnya, ia tak pernah berani untuk mengungkapkannya. Hingga pada suatu hari, Gus Saba dikabarkan pulang dari Kairo setelah selesai menempuh S3 nya disana. Maira sangat menantikan kepulangan pria itu, ia sungguh rindu pada Gus Saba, teman kecilnya itu. Namun, tanpa disangka tiba-tiba Gus Saba membawa kabar lara ke hadapan Maira. Dan di saat itulah, Maira merasa bahwa dinding hatinya telah ambruk. "Mungkinkah ini akhir dari penantian-ku selama 20 tahun?" - Nabila Humaira Happy Reading for You....
All Rights Reserved
#97
wattpadislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIJRAH [TAMAT]
  • Aila: Atas Nama Cinta [TERBIT]
  • Jalan Halal [REVISI]
  • Diary Khalisa ✓
  • Penantian Halalku
  • Muallaq (End)
  • CINTA KHAZI (On Going)
  • Hug Me When Halal (END)
  • Terima Kasih Dylan✓

[Don't Forget to Follow My Account] ___________________ Aqueena awalnya menolak mentah-mentah keinginan kedua orang tuanya untuk mengirim dirinya belajar di pondok pesantren milik sang paman. Menurutnya, lebih baik mengekori keduanya sampai ke London, daripada harus berhadapan dengan segala peraturan menyebalkan yang berada di tempat berjulukan penjara suci itu. Namun tampaknya Aqueena tak dapat menolak. Saat tapak kakinya menginjak tanah pesantren, maka saat itu pula kehidupan Aqueena perlahan-lahan mulai berubah. Arti persahabatan, kekeluargaan, perkelahian kecil, bahkan masuk ke ranah percintaan. Semua menerobos masuk dalam kehidupan flat Aqueena, tak memberi cela pada si gadis pirang untuk menolak. ©Audhi Bahng, 2022 | Hijrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines