Pink Ribbon (Slow Update)

Pink Ribbon (Slow Update)

  • WpView
    Reads 7,006
  • WpVote
    Votes 445
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 13, 2015
[cerita klise, endingnya bakal ketebak pertama baca. Saran aja sih, jangan buang-buang waktu kalian buat baca cerita ini.] Cerita tentang gadis pecinta pita merah muda, tentang sahabat masa kecil yang akhirnya bertemu kembali. Tentang cinta pertama seorang Ficana, dan tentang takdir Tuhan yang begitu menakjubkan. ------- "Karena se-tidak mungkin kamu memilikinya, pasti ada walau hanya sekali lintasan pikiran tentang harapan untuk memilikinya." -Fajrias Dylan Saputra- "Cinta pertama yang tak pernah kuduga akan se-rumit ini. Takdir Tuhan yang tak pernah kupercaya bisa se-menakjubkan ini." -Ficana Emilia Agatha- "Andai dia orang pertama, akan kubuat dia bersamaku selamanya." -Rivan Graha Putra-
All Rights Reserved
#39
dylan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • Berharap Denganmu
  • Enough
  • Transmigrasi Adella
  • TRAP!
  • It Was Always You
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • YEON ^26^

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines