30 parts Complete Kim Jenny, putri dari CEO Nexus One Group (salah satu konglomerat terbesar di Asia), adalah definisi kesempurnaan. Ia datang ke sekolah dengan Bugatti Chiron dan pakaian desainer Chanel, namun sikapnya tetap rendah hati, cerdas, dan tulus. Ia dihormati dan dikagumi oleh semua orang, termasuk teman-teman dekatnya seperti Lia dan Minho, dan pengejarnya yang Setia Doyoung. Meskipun memiliki segalanya, Jenny memegang teguh komitmen untuk tidak berpacaran sebelum lulus demi fokus pada sekolah dan bisnis keluarganya.
Di tengah gemerlap Kirin, hadir Kim Taehyung, si "Mr. Rongsok," yang selalu diejek karena penampilannya yang lusuh, tas bolong, dan sepeda tua yang berkarat. Semua orang menganggapnya miskin dan penerima beasiswa, menjadikannya anomali yang harus dihindari. Namun, Jenny adalah satu-satunya yang menyadari kejanggalan di balik pakaian lusuh itu, ia melihat potongan merek mewah (seperti Balenciaga vintage) dan ketenangan yang tidak dimiliki oleh anak-anak kaya manja.
Taehyung berhadapan dengan Doyoung, si tukang pamer. Dengan tenang, Taehyung membalas ejekan Doyoung dengan fakta yang mengejutkan: sepeda tuanya bernilai enam kali lipat harga Bugatti Chiron milik Jenny, dan bahwa Doyoung hanyalah "pinjaman, bukan pemilik."
Didorong rasa ingin tahu yang dalam (dan bukan ketakutan akan status), Jenny mengonfrontasi Taehyung. Taehyung akhirnya mengungkapkan kebenarannya: Ia adalah putra dari seorang Investor Global Jerman yang sangat tertutup, yang
kekayaannya jauh lebih besar dan merupakan "Invisible Rich," dibandingkan kekayaan keluarganya yang bersifat "Visible Rich."
Taehyung menjalani eksperimen ini untuk melihat apakah ada ketulusan murni di Kirin, dan ia menemukan keaslian itu hanya pada Jenny. Ia menyatakan ketertarikannya bukan sebagai pacar, melainkan sebagai barometer keaslian dirinya.