SELENOPILE|Moonlight

SELENOPILE|Moonlight

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 24, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"gw Naira nandiyanika, saudara lo" "Panggil nai kalo butuh sesuatu kak!" "Elang jangan sedih ya,kalo seandainya nai udah ngk ada lagi nai tetap janji selalu di dekat elang walaupun elang ngk lihat nai ada" "Nai gantiin posisi sain dulu,biar nai tau gimana rasanya ditemani gelap dan tidak dapat melihat dunia ini lagi" "nai cuman pergi sebentar, elang jaga kesehatan ya!" "jangan suka minum obat penenang lagi, Sekarang gantian biar nai yang yang nenangin perasaan elang" "nai pasti kangen elang,elang yang kuat ya sama hidup elang!" "nai pamit!" pria yang baru saja pulih dari luka dan kebiasaan buruknya tersadar.bahwa yang selama ini obat yang ia cari berada di dekatnya namun semuanya telah berakhir.dia telah pergi dan pria itu kembali merasakan sakit yang lebih dari itu. "pilihan terbaik adalah mati" SELENOPILE ______________________________________________________________________________________________________ Jadwal publik. Setiap hari senin/Minggu Part1 SELENOPILE|Moonlight. 25 Desember. Part.. 1 Januari.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Transmigrasi Seksi Bumil
  • HANCUR! [END].
  • [✔️] (Un) Happy Family || Seo Kyoungbae
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • ketika senja menyapa
  • | Breaking Fate For You • Minsung |
  • ARISE
  • You're Not Alone (END)
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana

Ratusan Hari Mencari Hati (completed) ----------------------------------------------------------- "Kamu ngapain masih di situ?" "Aku-" "Kamu gak perlu nunggu aku makan. Kalau udah habis, pergi aja," potongku tanpa merasa perlu mendengar jawabannya. "Pergi ke mana?" Aku merasa itu sungguh merupakan pertanyaan yang bodoh. "Ya, terserah. Ke taman kek, ke kamar kek, musala-" "Aku harus pergi ke mana?" ulangnya, kali ini dengan setitik getar dalam suaranya. "Maksud kamu apa, sih?" "Tadi Mas Langit tanya kenapa aku masih di sini? Aku terus diperlakukan kayak gini supaya pergi, kan? Nah, sekarang pertanyaannya, aku harus pergi ke mana?" Tidak salah lagi. Kedua mata wanita itu terlihat digenangi bulir bening. *** Langit dan Atsilla menikah secara terpaksa karena sebuah hubungan satu malam. Selama enam bulan menikah, Langit menganggap sang istri sebagai sebuah beban, bahkan tidak pernah menganggap kehadirannya. Saat lingkaran waktu mempermainkannya, akankah Langit menyadari ketulusan Atsilla yang selalu di sampingnya? Ini bukanlah sebuah kisah cinta biasa, melainkan juga kisah yang akan memberi pembacanya sejuta makna. Ratusan Hari Mencari Hati dibuat dengan penuh perasaan dan tak jarang ada air mata ikut serta :' Aku harap kalian yang kelak membaca kisah ini sampai selesai juga akan merasakan hal yang sama dan dapat memetik pelajaran berharga dari cerita cinta Langit dan Atsilla. Selamat menikmati 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines