5th Light

5th Light

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2015
Mila, gadis frontal, tidak tahu diri, egois, tomboy, cuek, ahh.... kehidupannya sudah terpacu dengan pergaulan bebas. Dia selalu berfoya-foya dalam situasi apapun. Kehidupannya tidak pernah berubah dengan semua masalah besar yang ia perbuat. Namun, bagaimana justru masalah kecil yang awalnya hanya melibatkan temannya, menjerumuskannya ke dalam masalah 'sangat' besar dan berbahaya? Seperti menyenggol tangga yang sudah rapuh dan perlahan retak, lalu runtuh. "Jika saja saat itu aku tau diri, aku tidak akan menanggung semua ini." batin Mila. "Wanita itu, aku berjanji tidak akan memaafkannya. Sebelum semuanya setimpal." gumam Harry. Namun, bisakah ia melawan hasratnya setelah mengetahui kepribadian Mila? mana yang ia pilih, bersamanya atau melanjutkan misinya? "Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh mu. Peganglah janji ku, akulah masa depan mu." bisik John. Tapi, ada rasa ragu dihatinya, karena Mila hanya menganggapnya kakak laki-laki kesayangannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • ALSTARAN [END]
  • Delicate | Hwang Hyunjin
  • Rumah Tanpa Atap
  • I Promise You But Not
  • Sweet Yet Bitter (COMPLETED)
  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • Melodi Pagi (Selesai)
  • Hingga Tak Ada Lagi Luka

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

More details
WpActionLinkContent Guidelines