Di Balik Lensa

Di Balik Lensa

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Satu gambar menceritakan sejuta makna. Itulah yang membuat Mia jatuh cinta dengan fotografi. Dia bisa kembali melihat senyum sang ibu yang telah tiada meski hanya lewat selembar foto. Namun, seperti hal lainnya, fotografi sekarang bukan hanya sekadar kemampuan mengambil gambar setelah teknologi juga menyentuhnya. Mia harus berusaha membuktikan bahwa foto yang dia unggah bukanlah editan seperti yang selama ini dituduhkan pengguna dunia maya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • extra transmigration [End]
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • kenzi laska Abraham
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • »The Love Behind Secrets!
  • GIBRAN Dan Luka Nya ..
  • Trasmigrasi Queenzee

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines