Elegi Kecemburuan (ON GOING)

Elegi Kecemburuan (ON GOING)

  • WpView
    Reads 5,129
  • WpVote
    Votes 174
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 21, 2026
Nabila dihadapkan pada dua keadaan yang bertolak belakang dalam sudut hatinya. Ia harus melepaskan kebahagiaannya demi orang lain atau bersikap egois demi kebahagiannya sendiri. Pernah ia meluruhkan ego, nyatanya semua itu ternyata hanya sebuah kesia-siaan saja. Hingga akhirnya seorang pria bisa membuat Nabila sadar bahwa dirinya pun butuh bahagia. Namun, apakah pria itu yang membawanya pada bahagia? * ON GOING, kalo gak ada halangan, insyaa Allah tayang tiap hari. Karena aku masih nyicil ngetiknya. Yang suka, jangan lupa kasih vote atau komen yang banyak di paragraf-paragraf yang menggemaskan!
All Rights Reserved
#494
direktur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Love is on Paper
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Bumi Kaffah [End]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • Takdir Sang Ilahi
  • Perempuan Yang Dirawat Waktu
  • NAJWA (Ketika Hati Memilih) ✓
  • Hafizhah [sudah terbit]

Nasha yang terbiasa hidup bebas kesana kemari berkeliling Indonesia karena hobi jalan-jalannya ternyata diam-diam dijodohkan. Mengetahui hal itu jelas Nasha menolaknya toh dia belum tertarik dengan pernikahan, Nasha juga berpikir hal itu akan membatasi kebebasannya. Namun, begitu tahu dia dijodohkan dengan pria yang berasal dari masa lalunya, Nabil. Dia terkenal akan akhlak dan kebijaksanaannya jelas hal itu menggoyahkan pendirian Nasha. Tak berakhir disitu, Nasha dikejutkan dengan pemikiran aneh Nabil yang meminta trial selama enam bulan disertai segala peraturan yang dibuat di selembaran kertas. Nasha sempat menolak karena berpikir itu sama dengan mempermainkan janji suci pernikahan, tetapi begitu Nabil menjelaskan poin-poin dan keuntungan yang di peroleh pendirian Nasha lagi-lagi goyah. Semakin lama Nasha dan Nabil tinggal seatap berdua, terbiasa melakukan apapun menumbuhkan benih-benih cinta diantara keduanya. Membuat mereka memutuskan untuk yakin dan melanjutkan pernikahan. Disaat keyakinan mereka tumbuh badai pernikahan muncul dari masa lalu menggoyahkan pondasi yang mereka bangun. Sanggupkah keduanya bertahan melewatinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines