Sinar Terang

Sinar Terang

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 20, 2023
Citra, gadis berusia 12 tahun itu sangat bahagia dengan keluarganya yang sangat harmonis. Citra tinggal bersama Ayah dan Ibunya. Hampir setiap hari mereka bertukar cerita, bersyukur, dan lain - lain di ruang tengah. Namun beberapa hari kemudian, Ibu Citra jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit selama berbulan - bulan. Sampai akhirnya Citra mendapat kabar bahwa ibunya telah meninggal dunia. Suasana rumah Citra sangat berbeda, tawa menjadi sunyi setelah kepergian ibunda. Sang ayah pun sibuk dengan urusan kantor beliau. Apakah Citra akan terus berlarut - larut dalam kesedihan? Tentu itu tidak baik bagi dirinya. Sampai pada suatu malam, sang Ayah melihat Citra menangis karena rindu dengan ibunya. Ayah pun berinisiatif mengajak Citra untuk berziarah ke makam ibunya. Rindu selama berbulan - bulan itu pun terobati. Sekarang, jika Citra rindu dengan ibunda, Ayah selalu mengajak Citra untuk ke makam ibu dan tidak lupa membeli bunga terlebih dahulu. Saat ini, hanya Citra dan Ayah yang saling bertukar cerita, bersyukur, dan lain lain di ruang tengah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • RUBY ANDROMEDA (TERBIT)
  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • Sang MATAHARI [Antologi Cerpen]
  • KEMBALI
  • Sea Heals Everything
  • Penyesalan (Fana Putri Grandra)[TAMAT]
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Aruna to Anastasya
  • Rumah Kedua

"Terkadang, di balik luka yang mendalam, tersimpan kekuatan yang tak terduga. Terkadang, di balik senyuman kecil, tersembunyi harapan yang tak terpadamkan. Dan terkadang, dalam gelapnya kehidupan, hadir cahaya yang mengubah segalanya." --- Citra Anastasya Hartadi, gadis kecil berusia tiga tahun, lahir di keluarga yang seharusnya mencintai dan melindunginya. Namun, bagi Citra, rumah hanya tempat penuh caci maki, tangan kasar, dan luka yang tak terlihat. Sementara kedua kakaknya, Rani dan Lala, dimanja tanpa batas, Citra diperlakukan seperti beban yang harus ditanggung. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan keluarga Siregar, keluarga penuh kehangatan yang membawa secercah cahaya di tengah kegelapan hidup Citra. Alexander Mahendra Siregar, pria berwibawa yang diam-diam menyimpan luka masa lalu, melihat sesuatu yang istimewa dalam diri Citra. Perlahan, gadis kecil yang rapuh itu mulai menemukan makna kasih sayang sejati sesuatu yang selama ini hanya bisa dia bayangkan. Namun, jalan menuju kebahagiaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Citra harus berjuang keluar dari lingkaran kejam yang mengungkungnya. Luka, pengkhianatan, dan pengorbanan menjadi bagian dari perjalanannya menuju kehidupan baru. Akankah gadis kecil ini mampu melangkah meninggalkan bayang luka, ataukah dia akan terjerat selamanya dalam penderitaan? "Putri Kecil dalam Bayang Luka" bukan sekadar kisah tentang anak kecil, melainkan perjalanan mengharukan tentang keberanian, cinta, dan pengorbanan. Cerita ini akan menggugah hati setiap pembaca, memaksa kita menatap tajam pada arti keluarga yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines