Standing Next to You

Standing Next to You

  • WpView
    Reads 11,074
  • WpVote
    Votes 656
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 25, 2023
"Annyeonghasimnikka, je ireumeun Jeon Jungkook-imnida." Si pemuda bergigi kelinci itu membungkukkan badan dengan sopan. Jin terpesona oleh sepasang doe eyes yang sedang menatapnya malu-malu. "Annyeonghaseyo, jeoneun Kim Seokjin-imnida. Mannasobangapseumnida." Saat menatap keindahan di depan matanya, Jeon Jungkook menjadi percaya bahwa pria tampan itu benar-benar ada di dunia ini. Ya, itu adalah perkenalan yang singkat dan sederhana di tanggal 4 bulan Juni 2011. Tapi siapa yang menyangka bahwa perkenalan sederhana itu itu adalah awal mereka memasuki dunia baru. Hidup mereka tidak pernah menjadi sama lagi. Perasaan sayang sebagai rekan satu dorm, teman hang-out, sahabat lambat laun berkembang menjadi sesuatu yang intim dan manis. "Jungkookie, berjanjilah untuk menjaga Hyung di masa depan." "Tidak peduli apapun yang terjadi, aku akan selalu berada di sampingmu Hyung. Standing next to you." Book ini adalah karya original milik Author. Author tidak mengijinkan story ini untuk diadaptasi ataupun diterjemahkan dalam bahasa maupun bentuk apapun.🙏
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAME BUT DIFFERENT (Vkook/taekook)
  • MY MANAGER MY AGENT
  • Awake [Jungkook BTS Fanfict]
  • STEP-BOYFRIEND
  • BIG DREAM(Bangtan Boys)
  • MORALLESS
  • DONT LEAVE ME - VKook GS || On Going
  • Heart's Journey || Park Jimin
  • King of Demigod : Into The New World

Cerita ini murni karangan saya sendiri. Maaf bila ada kesamaan nama, latar/tempat dan gambar, tidak ada unsur kesengajaan. Terimakasih. happy reading.. "Hyung, sudahlah jangan menangis lagi. Mungkin ini sudah jalan-Nya. Lebih baik kita do'akan mereka agar tenang disana." Namja manis itu masih memeluk hyung-nya yang baru saja ditinggal orang tuannya. Jdeeeerrrr... "Hyung, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun. Lebih baik kita segera pulang, Hyung!" "Aku harus pulang kemana, Kook? Sedangkan rumahku saja sudah pasti disita untuk melunasi hutang. Aku sebatang kara.. hiks Aku ingin menyusul Oemma dan Appa saja,, Kook.. hiks.." "Hyung jangan bicara begitu, kau masih punya aku. Bukankah Hyung sendiri yang bilang, kalau sudah menganggapku seperti adik kandung Hyung sendiri. Pulanglah bersamaku, kita akan tinggal bersama di apartemenku, Hyung." "Aku tidak mau menyusahkanmu, Kook. Aku bisa tidur disini saja, hiks.. sekalian menemani Oemma dan Appa. Mereka pasti kedinginan di dalam sana.. hiks" Youngi memeluk makam kedua orang tuannya erat. "Kau tidak pernah menyusahkanku, Hyung. Justru aku senang bisa tinggal denganmu, itu artinya aku tidak akan kesepian lagi di apartemen dan tak perlu takut jika mati lampu. hehehe" Jungkook memang takut gelap. Namja manis itu berusaha menghibur hyungnya yang masih menangis pilu akibat ditinggal oleh orang tersayangnya. "Ayolah,, Hyung.. mau ya tinggal bersama Kookie yang imut ini.." Jungkook melemparkan aegyo nya berharap Youngi bisa sedikit terhibur. Youngi sedikit tersenyum "arraso, kajja kita pulang_ Oemma,, Appa,, Suga pulang dulu ya. Jaga diri kalian baik2 disana. Aku sangat menyayangi kalian.. hiks" (Suga adalah panggilan kesayangan Youngi) Akhirnya Youngi beranjak dari pusara kedua orangnya dengan dipapah Jungkook. Namja manis itu sesekali mengelus pundak Hyungnya untuk menyalurkan sedikit ketenangan. maaf kalau kurang dapet feel nya, saya masih baru. hehe semoga readers menyukai ceritanya.. :-) annyeong..

More details
WpActionLinkContent Guidelines