We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
RINDU SALJU PADA GERIMIS PAGI

RINDU SALJU PADA GERIMIS PAGI

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jan 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah kelam terjadi di tahun 1984 jauh disebuah pelosok desa dipuncak gunung api purba Wilisan. Desa Kedungsari, namanya. Seorang gadis bernama Arimbi diperkosa 7 pemuda tetangganya. Sidang adat memutuskan mengundi 1 pemuda diantara 7 pemerkosa untuk dikawinkan secara sah dengan Arimbi, sedangkan enam pemuda lainnya hanya dibebankan iuran untuk menanggung seluruh biaya perkawinan dan persalinan. Sebelum kejadian itu, Roko Atmaja anak kelas 3 SMA jatuh hati pada Arimbi seorang gadis pelajar kelas tiga sekolah pendidikan guru, sengaja menulis surat cinta. Tapi bukannya dibalas, surat itu malah dikembalikan lagi dan membuat Roko tersinggung bukan main. Roko lalu beberapa kali sengaja menggandeng cewek didepan Arimbi untuk menunjukan kan bahwa dia bisa mendapatkan cewek yang lebih cantik, padahal dibelakang kertas surat cinta Roko, Arimbi sudah menulis jawaban bahwa dia menerima cintanya. Hal itu jelas membuat Arimbi sakit hati karena merasa dipermainkan oleh Roko. Ketika Roko mengetahui, ternyata sudah terlambat, sudah ada pria lain yang mengisi hati Arimbi meskipun sebenarnya Arimbi tidak benar-benar mencintai Aryo Wicaksono pemuda perlente yang baru pulang merantau di Jakarta. Pada saat ketua sidang adat akan membacakan hasil undian mengenai siapa yang akan menjadi suami sah Arimbi, Roko yang ternyata nekat mengikuti jalannya sidang beranjak dari kursi seraya meminta ketua adat untuk membatalkan undian dan sebagai gantinya ia menawarkan diri menjadi suami sah Arimbi. Suasana sidang mendadak gaduh luar biasa bagaimana kisah selanjutnya ? Apakah sidang adat menyetujui tawaran pemuda Roko ? Bahkan ibunya Arimbi memilih gantung diri karena kuat menanggung kehancuran anaknya Bagaimana juga nasip Arimbi selanjutnya ? Ikuti sampai selesai RINDU SALJU PADA GERIMIS PAGI. Jangan lupa siapkan tisu untuk mengelap air matamu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BRAVEHEART (Tamat)
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • BENANG MERAH
  • Segelas Berdua
  • SEMUSIM DATANG & PERGI | SELESAI
  • Pregnant with Rebel Prince (SELESAI)
  • senja diberanda kayu

Untuk pemesanan pdf hubungi admin. 082165503008 Admin Nana Seruni Arkadewi merasa dunianya runtuh satu persatu, saat sebuah kecelakaan merenggut kesempurnaan indrawinya. Kedua kakinya yang sebelumnya kuat dan lincah, kini menjadi timpang. Dan ternyata kemalangannya bukan hanya itu saja. Dimulai dari penghianatan kekasih dan sahabatnya yang menjalin hubungan di belakangnya, hingga desakan ayah tirinya yang ingin menikahkannya dengan seorang bandot tua karena harta. Muak dengan stigma bahwa takdir seorang wanita adalah di dapur, di sumur dan di kasur, Seruni minggat dari desanya. Ia ingin membuktikan bahwa seorang wanita dengan segala keterbatasan fisiknya, mampu berdiri di atas kakinya sendiri jikalau mau berusaha. Sementara itu, Antonio Brata Kesuma--sang anak sultan klan Brata Kesuma, paling tidak bisa mentolerir segala bentuk ketidaksempurnaan. Baginya semua yang cacat, tidak akan masuk hitungan. Baik itu berupa barang, ataupun orang. "Saya tidak minta dikasihani. Yang saya pinta hanya satu. Jangan menjadikan ketidaksempurnaan saya sebagai alasan untuk menjegal semua impian-impian saya. Saya memang cacat, tapi saya tidak bodoh. Saya mohon, izinkan saya berjuang." -Seruni Arkadewi- "Kamu itu selemah-lemahnya manusia. Sudah cacat, perempuan lagi. Sudahlah, terima takdirmu dan diam saja di rumah. Jangan mempersulit diri sendiri. Dunia ini keras. Ketahuilah, tekad tanpa amunisi, itu artinya bunuh diri. -Antonio Brata Kesuma-

More details
WpActionLinkContent Guidelines