DESTINY (End)

DESTINY (End)

  • WpView
    Reads 387
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sat, May 4, 2024
Siapa yang menginginkan hidup sulit? Tidak ada kan. Begitupun 7 bujang dengan kehidupannya, mereka mencoba berdamai dengan keadaan dan bersatu bersama orang-orang yang disebut sebagai saudara. Walaupun tanpa sepengetahuan yang lain, mereka melakukan sesuatu hanya untuk memenangkan pikiran mereka sendiri. Siapa yang akan peduli pada mereka selain diri sendiri? Orang tua? Bahkan sosoknya saja tidak pernah terlihat, apalagi perannya. Mereka hanya mendapatkan kehidupan yang layak, tapi tidak dengan kasih sayang. ⚠️ Ada beberapa adegan serta kata-kata kasar, umpatan dan makian yang kurang pantas. Harap bijak dalam membaca! ⚠️ Karya ini dibuat atas imajinasi penulis sendiri, jika ada waktu, tempat dan alur yang sama, itu hanyalah ketidaksengajaan!
All Rights Reserved
#8
balap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Dangerous Boy
  • Self Injury's(complete)✔
  • School Gay Ngsters Season 2
  • Trust
  • Juan [REVISI]
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Alzaviero
  • ABYSS🍀
  • Leader Girl (END)
  • The Perfect Boy

#117 arrogant #70 pengkhianatan #14 sad Aku mempunyai masa yang kelam, yang membuat ku harus bertahan untuk hidup. Bukan berarti orang yang selalu tersenyum bahagia bukan? Aku bukan pembunuh, itu semua murni kecelakaan. Sehingga aku bangkit karna sahabatku tapi salah satu sahabatku menghianati kami. Kenapa kehidupanku selalu begini? Dan aku bertemu dengan pria yang membuat hidupku berubah. Aku tak mengerti jalan pikirannya, ia bersikap terkadang sangat dingin dan tiba tiba menjadi manja dan ia sangat berbahaya. "Masuklah ke kehidupanku sayang, dengan itu kau akan bahagia" ucap pria itu tersenyum hangat. Namun tidak ada yang tau apa yang akan terjadi untuk kedepannya. Dimana akan ada perpisahan yang melanda dan air mata yang tiada henti. Mencoba bangkit kembali dari keterpurukkan. Seolah olah masalah silih berganti. 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines