Story cover for Horobosu by Airi_Niina
Horobosu
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Nov 21, 2023
[HOROBOSU] : When the World Fall in Autumn

• Kejadian "The Great Light" telah membuat kamu dan semua orang di dunia buta. Suatu hari, penglihatanmu kembali dan kamu menemukan banyak kalimat yang tertulis di sekitarmu berbunyi, "Jangan biarkan mereka tahu bahwa kamu bisa melihat."
━━━━━━ ◦ ❖ ◦ ━━━━━━
•• Cerita oneshot ini diikutsertakan dalam event "As the Leaves Fall" yang dilaksanakan oleh FLC. Selamat membaca
©Airi_Niina
All Rights Reserved
Sign up to add Horobosu to your library and receive updates
or
#837scifi
Content Guidelines
You may also like
Maiden of Forsaken Tears [GI Fanfiction] by artemisglasshouse
20 parts Ongoing
DISCLAIMER: Karakter dan latar asli yang terlibat adalah milik Hoyoverse. Penulis semata membuat karya fanfiksi menggunakan karakter-karakter dan latar yang terkait. ------------------------------- MAIDEN OF FORSAKEN TEARS [Bagian pertama dari serial fanfiksi Genshin Impact: Fables From The Ocean Depth] Canon-Divergence AU - Fantasy - Slowburn Romance Main pairing: Neuvillette x Furina Content Warning: violence, graphic depiction of injury and torture, suicide, angst, out of character, twisted depiction of love, heavy deformation and deconstruction of Teyvat's lore. ---***--- Satu setengah tahun setelah ramalan banjir berlalu, Fontaine dihadapkan kembali dengan cobaan. Para Hilichurl mendadak gelisah dan menjadi agresif. Para penyamun harta menggila setelah memasuki sebuah goa misterius di kaki pegunungan. Bersamaan dengan itu, sebuah buku dongeng tanpa tuan ditemukan dan terus berpindah tangan. Isinya tentang kisah sebuah kastil terkutuk yang menyegel monster dari Ketiadaan. Selembar peta tua dari Fontaine era lama terselip di antara halamannya. Mungkin, jawaban dari kesulitan mereka ada di sana. Kebetulan, buku misterius itu jatuh ke tangan Furina. Tak perlu waktu lama hingga ia terseret kembali dalam jerat benang nasib yang tak pernah terlalu ramah kepadanya. ▪︎ "Aku yakin ... kau tahu kutukan seperti apa yang ditanamkan kepada para dewa pelayan Sang Purbakala." "... Untuk mencintai umat manusia hingga hancur berkeping-keping, hingga nyawa dan raga terkoyak menjadi serupa serpihan debu?" Dia tersenyum dingin. Mahligai tempatnya pernah terlelap dan terlahir merebakkan ratapan-ratapan merana dari dunia yang binasa. "Juga," bisiknya sehalus kabut. "... untuk diremukkan oleh munajat penuh serakah mereka, hingga tak tersisa apapun dari sumsum dan belulangmu selain keabadian yang sepi dan penuh luka." ------------------------ Fanfiction by Carnatiaphierone Art Cover by Lla Luniee (FB) [Strictly do not plagiarize or steal the work INCLUDING the art]
Pain of the Slayer by MasRadend_23n97
17 parts Ongoing
Di suatu waktu yang dilupakan sejarah, seorang pria kehilangan segalanya saat cahaya kecil yang ia sebut rumah direnggut oleh kegelapan. Sejak saat itu, langkahnya tak lagi menyentuh tanah dengan tujuan, hanya duka yang membuntuti di belakangnya, dan dendam yang merayap di setiap hela napas. Ketika dunia enggan menjawab panggilan hatinya, dan tubuhnya hampir musnah ditelan senyap, bayangan masa lalu datang bagai bisikan angin musim gugur. Sebuah kesempatan terlahir, bukan untuk menyembuhkan luka... tetapi untuk menantang takdir di dunia yang asing. Di sanalah, dunia yang tampak indah namun menyembunyikan luka-luka purba, ia menemukan jiwa-jiwa yang sama rapuhnya. Seorang gadis dari bangsa yang hampir lenyap, sebuah legenda lama tentang tujuh cahaya yang pernah membelenggu kegelapan, dan harapan yang tumbuh dalam diam di antara abu dendam. Di balik pertarungan antara terang dan gelap gulita, pria itu diuji - bukan soal kekuatan, tapi tentang keberanian untuk menerima kehilangan. Sebab kadang, musuh terbesar manusia bukan makhluk yang bersembunyi di balik bayang-bayang, melainkan amarah yang diam-diam tinggal di dalam jiwa. Dan di antara suara angin malam serta cahaya rembulan yang redup, perjalanan itu dimulai... bukan untuk membalas, tapi untuk menemukan kembali makna hidup yang telah lama hilang. -*-*- Genre: (Drama) (Action) (Dark Fantasy Magic) (Reincarnation) (Adventure) --- History of Creation Time Started Writing: 3 October 2024 Finished Writing: ? *** Built by "SY.MasRadend"
You may also like
Slide 1 of 9
Am i just an Object ? | Hololive x Female [Fan Fiction] cover
TINGGAL SEATAP | BBB FANFIC (REVISI)  cover
[✅] Psychopath In Between [17+] // Treasure ft. Aespa cover
TIREYA cover
LAYERS || 48 [Completed] cover
Maiden of Forsaken Tears [GI Fanfiction] cover
Darkness Over You cover
Pain of the Slayer cover
Future Scenery (Sebuah Antologi Cerpen) cover

Am i just an Object ? | Hololive x Female [Fan Fiction]

21 parts Ongoing Mature

ADULT - GXG - YURI - FUTA ZONE 🔞 "Tanamkan di otakmu itu, Kau itu hanya sebuah benda...". kata-kata yang terdengar sangat tidak asing bagi seorang gadis dari keluarga ilmuwan. gadis tersebut bernama Arelia Auristela, ia merupakan anak tunggal yang di besarkan dengan cara yang tidak manusiawi. Gadis berambut hitam dan bermata emas ini, dari kecil sudah di jadikan kelinci percobaan dalam penelitian orang tuanya. di besarkan seperti layaknya hewan, gadis ini menjadi kesulitan untuk memahami berbagai perasaan maupun emosi yang dimiliki manusia. hari-hari yang penuh kehampaan itu harus ia jalani semasa hidupnya. akankah gadis ini dapat memahami perasaan manusia dan bisa lepas dari rantai yang mengikatnya? ------------------------- INFO PENTING ⚠️ : Ini series lain dari "A Girl Who Loves the sky". menampilkan sudut pandang karakter yang jarang muncul di series sebelumnya. Sebelum mulai membaca series ini, pastikan kalian membaca series sebelumnya (AGWLTS) supaya bisa memahami beberapa hal yang tidak kalian pahami di cerita ini. Sama seperti series sebelumnya. Di cerita ini mengandung konten dewasa 🔞 ⚠️ WARNING ⚠️ Mungkin ada beberapa adegan kekerasan yang tidak mengenakan dalam cerita ini. Seperti perbudakan, kekerasan fisik, perbuatan tidak manusiawi dll. Untuk yang tidak kuat dengan adegan tersebut, mohon untuk segera tidak membaca certia ini.