Gala Bersama Si Perempuan Tuli

Gala Bersama Si Perempuan Tuli

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 15, 2024
Gala Bersama Niskala adalah cerita yang mengisahkan tentang seorang perempuan tuli yang berjuang untuk mencari cinta sejatinya. Tidak menyadari kecacatan fisiknya, Niskala memutuskan untuk pergi berlibur ke pantai untuk merayakan ulang tahun pertamanya sejak menjadi tuli sejak kecelakaan yang ia alami. Di pantai, ia bertemu dengan seorang laki-laki tampan yang dengan ramah membantu Niskala keluar dari air setelah ia terbawa arus dan tenggelam. Dari situ, pergumulan Niskala mulai terjadi, karena ia merasa ada yang beda dengan laki-laki tersebut. Apakah Niskala benar-benar jatuh cinta, dan apakah seorang laki-laki yang tampak sempurna seperti itu dapat mengerti betapa indahnya kehidupan dengan kesunyian? Berhasilkan Niskala menemukan cinta yang selalu ia impi-impikan? Ini semua akan terjawab dalam cerita Gala Bersama Niskala.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Patah (Telah Terbit)
  • True Love
  • PETUALANGAN JEJAK BINTANG EMAS[SELESAI]
  • ELEANOR
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • semua punya luka
  • Cahaya Senja
  • After loving you [TAMAT]
  • EVELYN [SUDAH TERBIT]
  • VINOKYLA

Beberapa part telah dihapus Tuhan telah membuatku patah berkali-kali, Tuhan pun telah menjauhkanku dari beberapa orang yang menurutku paling istimewa di hidupku. Aku tau bahwa ini sudah menjadi skenario Tuhan yang tak akan pernah keliru. Pun tidak mungkin Tuhan mengambil sesuatu dariku tanpa menggantikannya dengan sesuatu hal yang lebih baik. Beberapa kali aku meyakinkan diriku, bahwa Tuhan akan menakdirkan satu orang yang paling tepat yang akan mencintaiku tanpa alasan dan tanpa sebab, yang akan dengan ikhlas menerima kelebihan dan kekuranganku. Beberapa kali pun aku meyakinkan diriku, bahwa Tuhan akan menakdirkan satu orang yang paling tepat yang akan mencintaiku di keadaan yang paling tepat dan di waktu yang paling tepat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines