ARUTALA
  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2024
FOLLOW SEBELUM MEMBACA ♡!♡!♡! Arutala yang berarti rembulan, yang memiliki cahaya sangat indah. Namun siapa sangka bahwa bulan yang tampak indah ini sebenarnya tidak memiliki sinar sendiri. Melainkan sinar tersebut datang dari cahaya matahari yang dipantulkan. Begitupun dengan Dirga Pangestu Shankara, ia membutuhkan sosok Indira Dealova untuk menyinari hidupnya. Mereka adalah dua anak paskibra yang terjebak dalam hubungan organisasi. Dalam setiap hubungan pasti tak akan selalu sejalan dengan apa yang kita inginkan, takdir kadang bertentangan dengan harapan manusia. Begitupun dengan kedua anak paskibra tersebut, bagaimana keputusan mereka dalam menerima takdir, memilih egois atau merelakan?
All Rights Reserved
#49
merelakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ILHAM UNTUK MELLY [SELESAI]
  • Keluarga di Ujung Senja
  • REMENTANG
  • Bulan & Bintang
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Halaman Terakhir Untuk Gara [END]
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]

Romance-spiritual Ambil baiknya buang buruknya, yah Boleh banget kalau mau Follow akun Wattpad ini kok. Kalau berkenan mampir juga ke Ig : @nr_aida28 ****** "Jika Tuhan telah menciptakan kamu untuk saya, kamu bisa apa?" Ilham Bagaswara ****** Kehidupan ini penuh dengan teka-teki yang sulit di tebak akan seperti apa makna dari teka-teki tersebut. Kehidupan ini juga seperti bermain dalam terowongan waktu yang entah sepanjang apa penghujung lorong terowongan itu. Semakin menelusuri semakin membawa kita pada akhir permainan yang tanpa sadar kita bermain didalam lingkar takdir. Rumit? Tentu saja rumit, tapi jika di telisik lebih dalam, takdir yang telah tergariskan tidak lah rumit. Ini hanya tentang bagaimana kita bisa menerima apa yang telah menjadi ketetapan takdir didalam hidup kita. Ikhlas kah kita? Semakin kita menapik, maka kebahagiaan akan pergi. Tidak, bukan pergi. Melainkan kita lah yang tidak menginginkan bahagia itu. Allah tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya, bersabar dan hadapi lah. Perlahan dengan seiringnya waktu teka-teki yang selama ini membelit akan terpecahkan. Rahasia yang tertutup rapat akan terjelaskan. ****** Kamu tidak bisa mengubah garis takdir yang telah Tuhan tetapkan untuk mu. Meski kamu terus berlari sejauh mungkin dari takdir, tetap saja takdir akan selalu menyertaimu. Seperti bayangan. Hanya ada dua pilihan, menerima atau terus berlari. ~kamu tidak akan pernah bahagia bila kamu sendiri menolak untuk bahagia~Sofiatul Mellyana ****** Don't Copy My Story!! Berani plagiat, harus siap tanggung jawab di akhirat kelak. Copyright ©2020 NrAida28 Publish : 12 Oktober 2020 Finish : 17 Februari 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines