The Modest Knight

The Modest Knight

  • WpView
    Reads 3,394
  • WpVote
    Votes 272
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 17, 2025
Ini adalah kisah tentang upaya individu berumur 16 tahun bernama Reiga yang mempertanyakan struktur hierarki sosial. Di dunia yang terbagi dalam tiga tingkatan status: Prota yang berada di atas, Conta yang berada di tengah, dan Figu yang berada di bawah. Reiga adalah seorang Figu yang hidup dalam kesederhanaan. Namun, di balik penampilannya yang biasa, dia adalah seseorang yang memiliki kecerdasan dan kemampuan yang luar biasa. Seseorang yang selalu tenang, tidak mencolok dan melakukan sesuatu tanpa diketahui oleh banyak orang.
All Rights Reserved
#846
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Lagu dan Buku
  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • MAAF
  • -REIGA-
  • Ragiasha
  • menjadi pemimpin wilayah terlarang
  • Rogue Heart Bad
  • leos leguard

Rhea selalu percaya bahwa setiap lagu memiliki cerita, dan setiap buku menyimpan dunia. Dua hal yang selalu menemani hari-harinya, satu lewat lirik dan melodi, satu lagi melalui kata-kata yang membawanya melintasi imajinasi. Namun, ada satu hal yang selalu mengusik pikirannya-sebuah kisah yang belum tuntas, sebuah luka yang tak kunjung sembuh. Seseorang dari masa lalunya telah pergi tanpa jejak, meninggalkan Rhea dengan bekas yang tak bisa hilang. Setiap malam, Rhea menutup matanya dan membiarkan lagu-lagu lama menyelimuti pikirannya, berharap bisa melupakan siapa pun yang pernah mengisi ruang hatinya. Tapi, setiap nada justru mengingatkan pada kenangan yang telah lama terkubur. Buku-buku yang ia baca pun tak bisa mengusir bayang-bayang itu, malah seolah memberi ruang bagi masa lalu untuk kembali menghantuinya. "Antara Lagu dan Buku" adalah perjalanan tentang penerimaan diri, tentang bagaimana kita sering terjebak dalam kenangan masa lalu, dan tentang bagaimana kehidupan sesungguhnya dimulai ketika kita melepaskan diri dari bayang-bayang yang menahan kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines