We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CAMERA, ROLL, ACTION

CAMERA, ROLL, ACTION

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Progresnya sudah berapa persen?"- Oh astaga, baru saja Personal Computer usang itu dinyalakan. Sudah keluar saja kata keramat itu. "Rundown gimana kepastiannya?"- Ampun, berusaha menutup telinga mendengar hal tersebut. Sialnya masih ada sejuta revisi yang harus dikerjakan. "Halo, IT dan ACARA"- Mereka berdua menutup telinga dikala mendengar suara Halkie Talkie itu menyala memanggil keberadaan mereka berdua yang tengah sibuk bergulad mengenai waktu penampil dan operator sound lighting. "Capek ya?"- Dia menoleh, mengangguk dengan wajah lesu. "Semangat manusia IT"-senyumnya merekah. "Kau juga, anak Acara"-balasnya. Apa arti sebuah organisasi tanpa adanya anggota yang saling menjalin kasih. Serta apa arti sebuah event jika tidak ada memori di dalamnya. Edisi moveon. by: anugerahalicia
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Im Yours.
  • Break The Mold [END]
  • Friendzone?
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • DEVIAN [END]
  • G in Luv (END)
  • Inside You
Im Yours.

"Percintaan itu memuakkan," ujar Aleena Gasha Zinantya. "Gak punya pacar tapi punya support system itu asik," ujar orang lain yang berakhir terikat dengan hubungan 'kekasih', Aruna Rumantara. "Jomblo itu asik," ujar seorang lain yang tetap menjomblo hingga saat ini, Kiana Sataryana. "Mau punya pacar, tapi selera gue terlalu di luar nalar," ujar satunya lagi yang meratapi nasibnya, Havina Laksadinata. *** Klimaks of the their Love Story "Gue gak sempurna." => "Gue gak butuh lelaki sempurna. Gue butuh lelaki yang menyempurnakan wanitanya." -Gasha. "Maaf, aku gak cocok buat kakak." => "Gak ada manusia yang cocok sama gue. Itu semua tergantung penilaian mereka mengenai gue sama lo. Gue ngerasa cocok sama lo. Jangan anggap lo gak cocok sama gue." -Aruna. "Gue, seneng kenal lo." => "Gue lebih seneng lagi kenal sama lo, kebih dari seneng. Bahkan kalau gue bisa ambil bintang, gue ambil sekarang juga buat lo." -Kiana. "Stop, semua berakhir. Gue ga pantes lagi buat lo." => "Pernah gue bilang? Lo gak pantes dimana? Lo yang punya hati gue, lo yang pantes milikin gue, buang segala insecure lo dan cerita ke gue, kenapa." -Havina. *** --Baca aja, aku ga bisa bikin deskripsi.-- •Mengandung bahasa kasar. Baik deskripsi ataupun kalimat, karena emang gue bukan orang yang ramah. Kalau lo gak suka, silahkan hengkang. •Nonbaku. •Jika tidak cocok dengan cerita, silahkan hengkang. •Boleh berkata kasar di kolom komentar, asal tidak membawa dalam dunia nyata. •Tolong Voment, biar aku semangat update. •Sorry for Typo. Typo bertebaran, harap dimaklumi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines