Sasi Papat

Sasi Papat

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 26, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
Di tengah hari, saat dirinya pulang dari sekolah, polisi muncul di depan rumah. Mereka bilang menemukan ayahnya di dekat dermaga, tapi dengan luka tusuk di bagian dadanya. Bibinya menunjukkan muka memelas dan kaget, ia juga berbicara panjang lebar dengan akting sebaik mungkin.
All Rights Reserved
#475
moon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luna
  • Stuck In Hell | TXT
  • Bought life
  • Kaca yang retak
  • NESTAPA [On Going]
  • VENOM
  • Embrace again, Arnan
  • GEJOLAK DI USIA MUDA
Luna

Pasca perceraiannya, Luna memilih untuk menjauh dari segala hal yang berhubungan dengan mantan suaminya. Termasuk juga sahabat-sahabatnya. Luna hanya ingin melupakan, tidak lagi menoleh ke belakang sekalipun dia tahu jika dia tidak akan sembuh dengan mudah. Dalam keterpurukannya, Luna yang memilih untuk menyendiri di sebuah rumah kecil yang sederhana, tanpa sengaja bertemu dengan seorang bocah kecil yang tinggal di samping rumahnya. Namanya Darel, dia berusia enam tahun. Darel selalu saja berbuat onar, membuat banyak teman sepermainannya dan juga para tetangga yang lainnya dibuat kesal olehnya. Ada saja tingkah Darel yang membuat komplek tempat tinggal Luna menjadi gaduh. Orang-orang sering kali menghardiknya, tapi, Darel si bocah kecil yang tengil sama sekali tak gentar. Anehnya, hanya Luna yang mampu membuat Darel menjadi anak yang penurut. Hingga kemudian, suatu hari, Papa Darel menemui Luna dan seketika, dunia Luna seolah berubah seratus delapan puluh derajat. "Kamu mau nggak, jadi Mamanya anak saya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines