Story cover for Senja Abadi  by Acaaachan
Senja Abadi
  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 6
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado nov 25, 2023
Mereka melihat, tanpa merasakan.
Mereka mengira, tanpa mengetahui.
Mereka menuntut, tanpa sebuah apresiasi.

"NJA! GUE TAU LO CAPE, TAPI GAK GINI CARANYA BANGSAT!"

"diam, lo gak tau apa-apa Re."

"sakit..."
Atribución Creative Commons (CC)
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Senja Abadi a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#34kalea
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ADIKARA ELUSIF (END) de blackcurrantbery
56 partes Continúa
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
 List Harian Jay cover
Untuk Arjuna[✓] cover
Sheina (Terbit)  cover
Broken Piece of Me [END] cover
ADIKARA ELUSIF (END) cover
Tuan R  cover
Paradise cover
Welcome Home, Saga!  cover
✏Claressa✏ cover

List Harian Jay

30 partes Concluida

"Gue gak mau nangis!" " okay, cuma itu yang mau gue bilang. gue gak mau nangis! yang mau pergi, silahkan pergi. gue gak akan tanya kurang gue dimana, karena gue mengakui bahwa gue sempurna tanpa celah." Jay Arezeal Devandra