Story cover for Taruh by thecatsaymeow
Taruh
  • WpView
    Membaca 50
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 50
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Nov 26, 2023
"Kak, gue cuma mau jadiin lo pelampiasan, ga lebih."

"Gue hilangin sakit lo, Char. Jadikan gue tujuan lo."

"Semua cowok bajingan dan gue cuma bersenang senang sekarang. Jangan ditelan terlalu banyak, gue ga baik."

Anchara berlari menjauhi Naren. Dengan penuh sesak di dada, wajahnya diselimuti gumpalan air bening yang terjun bebas dari mata indahnya. Baginya, hanya ada dua jenis laki-laki di dunia ini. Yang pertama bajingan, yang kedua suka sejenis. 

Atau.. hanya Anchara yang membuat semuanya kacau?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Taruh ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
AIRen cover
BABY MONSTER LIFE STORY cover
Clara Dan Arga  cover
Singkat (Haruto x Rami) cover
Gengsi [Pinksoz/Royeon] cover
HE IS MINE [RORITA]✔️ cover
SYAKIRA how are you? cover
jika bisa memilih cover
More Than Senior cover

AIRen

15 bab Bersambung

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."